Dalam mengarungi ujian kehidupan, seringkali kita merasa buntu karena hati yang kehilangan cahaya tawakal. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al-Mutaffifin ayat 14: Kalla bal rana 'ala qulubihim ma kanu yaksibun (Sekali-kali tidak! Bahkan, apa yang selalu mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka). Ayat ini menjadi peringatan keras bagi mereka yang mendustakan kebenaran, bahwa dosa-dosa yang terus dilakukan akan membentuk ran (karat) yang menyelimuti hati.
Imam Ibn Kathir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ran adalah noda hitam yang menutupi hati akibat tumpukan perbuatan buruk. Hati yang tertutup karat ini tidak lagi mampu membedakan kebenaran, sehingga muncul keraguan dalam bertawakal kepada Allah. Ketika seseorang terus-menerus menuruti hawa nafsu dan melalaikan kewajiban, hatinya menjadi gelap dan kaku, sulit menerima petunjuk bahwa Allah adalah sebaik-baik penolong.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memperingatkan bahaya meremehkan ketaatan yang berujung pada tertutupnya hati. Dalam sebuah hadits, beliau bersabda:
"Barangsiapa meninggalkan tiga Jumat karena meremehkannya, Allah menutup pintu hatinya." (Sunan Abu Dawud 875).
Meremehkan perkara kecil dalam agama adalah pintu masuk bagi hilangnya rasa percaya kepada Allah. Saat hati tertutup karat, seseorang lebih mengandalkan hitungan logika dan kekuatan diri sendiri daripada bersandar kepada Allah. Padahal, tawakal sejati adalah buah dari hati yang bersih dan senantiasa terjaga.
Langkah konkret untuk membersihkan hati agar tawakal kembali tumbuh:
- Muhasabah harian: Evaluasi diri setiap malam. Sadari setiap dosa kecil yang mungkin menjadi karat di hati, lalu segeralah memohon ampun agar ran tersebut tidak menebal.
- Menjaga kedisiplinan ibadah: Jangan meremehkan kewajiban kecil. Konsistensi dalam shalat berjamaah dan ibadah wajib lainnya adalah cara terbaik menjaga hati tetap peka terhadap pertolongan Allah.
- Membersihkan hati dari ketergantungan makhluk: Fokuskan pandangan bahwa segala perbuatan kita adalah sebab, namun hasil mutlak milik Allah. Singkirkan rasa sombong yang menganggap diri mampu tanpa izin-Nya.
Jangan biarkan karat dosa mematikan cahaya tawakal Anda. Wallahu a'lam.
Daftar hadits di bawah ini diberikan ke AI sebagai konteks RAG. Klik untuk membaca teks lengkap.
Muwatta Malik 226
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ قَالَ مَالِك لَا أَدْرِي أَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْ لَا أَنَّهُ قَالَمَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ وَلَا عِلَّةٍ طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِTerjemahan. Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Shafwan bin Sulaim], Malik berkata; "Saya tidak tahu apakah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam atau tidak? Yaitu perkataan, "Barangsiapa meninggalkan shalat Jumat tiga kali tanpa ada udzur dan alasan, niscaya Allah telah menutup hatinya."
Sunan Nasai 1343
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ عَبِيدَةَ بْنِ سُفْيَانَ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ أَبِي الْجَعْدِ الضَّمْرِيِّ وَكَانَتْ لَهُ صُحْبَةٌعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِTerjemahan. Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Muhammad bin 'Amr] dari ['Abidah bin Sufyan Al Hadhrami] dari [Abul Ja'd Adh-Dhamri] -dia pernah menemani Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam- dari Nabi Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam, beliau Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barangsiapa meninggalkan shalat Jum'at selama tiga kali karena meremehkan, Allah menutup hatinya."
Sunan Ibnu Majah 754
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامٍ الدَّسْتُوَائِيِّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ الْحَكَمِ بْنِ مِينَاءَ أَخْبَرَنِي ابْنُ عَبَّاسٍ وَابْنُ عُمَرَأَنَّهُمَا سَمِعَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَلَى أَعْوَادِهِ لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمْ الْجَمَاعَاتِ أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ ثُمَّ لَيَكُونُنَّ مِنْ الْغَافِلِينَTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Hisyam Ad Dustuwa`i] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Al Hakam bin Mina`] berkata, telah mengabarkan kepadaku [Ibnu 'Abbas] dan [Ibnu Umar], bahwa keduanya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda di atas mimbarnya: "Sungguh, kaum-kaum itu segera berhenti dari kebiasaan meninggalkan shalat berjama'ah, atau Allah akan menutup hati mereka sehingga menjadi orang-orang yang lalai."
Sunan Abu Dawud 875
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنِي عَبِيدَةُ بْنُ سُفْيَانَ الْحَضْرَمِيُّ عَنْ أَبِي الْجَعْدِ الضَّمْرِيِّ وَكَانَتْ لَهُ صُحْبَةٌأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Muhammad bin 'Amru] dia berkata; telah menceritakan kepadaku ['Abidah bin Sufyan Al Hadlrami] dari [Abu Al Ja'd Adl Dlamri] -beliau termasuk dari sahabat Nabi- bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa meninggalkan Jum'at tiga kali karena meremehkannya, Allah menutup pintu hatinya."
Sunan Ibnu Majah 1083
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَسِيدِ بْنِ أَبِي أَسِيدٍ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى الْمِصْرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ أَسِيدِ بْنِ أَبِي أَسِيدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلَاثًا مِنْ غَيْرِ ضَرُورَةٍ طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutsanna] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Amir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Usaid bin Abu Asid]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Isa Al Mishri] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Wahb] dari [Ibnu Abu Dzi'b] dari [Asid bin Abu Asid] dari [Abdullah bin Abu Qatadah] dari [Jabir bin Abdullah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa meninggalkan jum'at sebanyak tiga kali tanpa udzur, maka hatinya akan ditutup. "
Sunan Ibnu Majah 1082
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ وَمُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنِي عُبَيْدَةُ بْنُ سُفْيَانَ الْحَضْرَمِيُّ عَنْ أَبِي الْجَعْدِ الضَّمْرِيِّ وَكَانَ لَهُ صُحْبَةٌ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ تَهَاوُنًا بِهَا طُبِعَ عَلَى قَلْبِهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Idris] dan [Yazid bin Harun] dan [Muhammad bin Bisyr] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Amru] berkata; telah menceritakan kepadaku [Ubaidah bin Sufyan Al Hadlrami] dari [Abul Ja'd Ad Dlamri] -ia pernah bertemu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam- Ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa meninggalkan jum'at sebanyak tiga kali karena meremehkannya, maka hatinya akan ditutup. "
Sunan Nasai 1344
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْمَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَبَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبَانُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ الْحَضْرَمِيِّ بْنِ لَاحِقٍ عَنْ زَيْدٍ عَنْ أَبِي سَلَّامٍ عَنْ الْحَكَمِ بْنِ مِينَاءَ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ وَابْنَ عُمَرَ يُحَدِّثَانِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَهُوَ عَلَى أَعْوَادِ مِنْبَرِهِ لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمْ الْجُمُعَاتِ أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ وَلَيَكُونُنَّ مِنْ الْغَافِلِينَTerjemahan. Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ma'mar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Habban] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Aban] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Al Hadhrami bin Lahiq] dari [Zaid] dari [Abu Sallam] dari [Al Hakam bin Mina] bahwasanya ia mendengar [Ibnu 'Abbas] dan [Ibnu 'Umar] menceritakan bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda -beliau di atas mimbar kayunya- "Kaum-kaum itu tetap saja menghentikan kewajiban (shalat) Jum'at-nya, atau Allah menutup hati mereka dan menjadikannya orang-orang yang lalai!."
Musnad Ahmad 425
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنِي عَبِيدَةُ بْنُ سُفْيَانَ الْحَضْرَمِيُّ عَنْ أَبِي الْجَعْدِ الضَّمْرِيِّ وَكَانَتْ لَهُ صُحْبَةٌ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ طَبَعَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلَى قَلْبِهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Muhammad bin 'Amr] berkata; telah menceritakan kepadaku ['Abidah bin Sufyan Al Hadlrami] dari [Abu Ja'd Ad Dlamri], dia termasuk sahabat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Barangsiapa yang meninggalkan tiga jumat dengan menganggap enteng, tanpa ada udzur (darinya) maka Allah Tabaroka Wa Ta'ala akan menutup hatinya."