Surat Al-Mutaffifin ayat 6, yauma yaqumun-nasu lirabbil-'alamin, adalah puncak peringatan bagi setiap jiwa yang sering kali terjebak dalam hitungan duniawi yang sempit. Ayat ini hadir sebagai penutup dari rangkaian ancaman bagi orang-orang yang curang dalam hak orang lain. Ia mengalihkan pandangan kita dari transaksi fana menuju realitas agung: hari di mana seluruh manusia akan berdiri di hadapan Sang Penguasa semesta. Bagi Anda yang sedang menguji keteguhan hati dalam bertawakal, ayat ini adalah pengingat bahwa segala urusan yang tampak pelik dan tidak adil di dunia ini akan bermuara pada pengadilan yang mutlak kebenarannya.
Dalam tafsirnya, Ibn Kathir menjelaskan bahwa pada hari tersebut, manusia dibangkitkan untuk dihisab atas segala amal perbuatannya. Allah adalah Rabbul 'Alamin yang Maha Adil, yang tidak akan membiarkan satu pun kezhaliman luput dari perhitungan-Nya. Keadilan-Nya pada hari itu menjadi pelabuhan bagi mereka yang merasa dirugikan atau kesulitan di dunia.
Kengerian hari itu digambarkan secara mendalam dalam hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari 4252 (derajat: shahih):
"Pada hari ketika seluruh manusia bangkit kepada Rabb semesta alam, salah seorang dari mereka tenggelam dengan keringatnya sendiri bahkan genangan keringatnya mencapai pertengahan kedua telinganya."
Ketakutan akan hari penghisaban ini seharusnya melahirkan tawakal yang hakiki. Ketika Anda merasa cemas akan hasil sebuah urusan, ingatlah bahwa Allah yang akan menghisab seluruh manusia adalah Allah yang sama yang mengatur napas dan rezeki Anda hari ini. Tawakal bukan berarti pasrah tanpa ikhtiar, melainkan menyandarkan hati kepada Dzat yang memegang kendali atas segala urusan.
Refleksi amaliah untuk menguatkan tawakal:
- Muhasabah niat: Setiap kali Anda melakukan ikhtiar, tanyakan apakah tindakan tersebut telah sesuai dengan syariat. Ketakutan akan hari berdiri di hadapan Rabbul 'Alamin harus menjadi rem agar kita tidak menghalalkan segala cara.
- Doa penyerahan: Perbanyaklah zikir yang diajarkan Rasulullah saat menghadapi kegelisahan: Hasbunallah wan ni'mal wakil, tawakkalna 'alallah rabbina.
- Fokus pada proses: Karena hasil akhir adalah milik Allah, fokuslah pada kualitas ibadah dan kejujuran dalam setiap langkah, agar saat berdiri di hadapan-Nya kelak, hati Anda dalam keadaan tenang.
Semoga kesadaran akan hari kebangkitan ini menjadi cahaya yang menuntun Anda untuk melepaskan ketergantungan pada makhluk dan menyandarkan segalanya hanya kepada Allah.
والله أعلم
Daftar hadits di bawah ini diberikan ke AI sebagai konteks RAG. Klik untuk membaca teks lengkap.
Sunan Tirmidzi 2995
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عَطِيَّةَ الْعَوْفِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ أَنْعَمُ وَقَدْ الْتَقَمَ صَاحِبُ الْقَرْنِ الْقَرْنَ وَحَنَى جَبْهَتَهُ وَأَصْغَى سَمْعَهُ يَنْتَظِرُ أَنْ يُؤْمَرَ أَنْ يَنْفُخَ فَيَنْفُخَ قَالَ الْمُسْلِمُونَ فَكَيْفَ نَقُولُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ قُولُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ تَوَكَّلْنَا عَلَى اللَّهِ رَبِّنَا وَرُبَّمَا قَالَ سُفْيَانُ عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَقَدْ رَوَاهُ الْأَعْمَشُ أَيْضًا عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Mutharrif] dari [Athiyah Al Aufi] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Bagaimana aku merasa bahagia sementara (malaikat) peniup sangkakala telah memasukkan sangkakala ke mulut, telah menundukkan dahinya dan menyiapkan pendengarannya menanti perintah peniupan untuk meniup?." Orang-orang muslim bertanya: Apa yang harus kami ucapkan wahai Rasulullah? beliau menjawab: "Ucapkan: HASBUNALLAAH WAN NI'MAL WAKILL TAWAKKALNAA 'ALALLAAH RABBINAA." (Cukuplah Allah bagi kami dan sebaik-baik penolong, kami bertawakkal kepada Allah Rabb kami) mungkin Sufyan berkata: 'ALALLAAHI TAWAKKALNAA (kepada Allah saja kami bertawakkal). Abu Isa berkata: Hadits ini hasan. [Al A'masy] juga meriwayatkan dari [Athiyah] dari [Abu Sa'id].
Shahih Bukhari 5745 shahih
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبَانَ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ{ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ }قَالَ يَقُومُ أَحَدُهُمْ فِي رَشْحِهِ إِلَى أَنْصَافِ أُذُنَيْهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Ismail bin Abban] telah menceritakan kepada kami ['Isa bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] radhilayyahu'anhuma, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam perihal firman Allah; 'Pada hari manusia menghadap Allah rabb semesta alam' (QS. Almuthaffifirn 4-5), sabda beliau; "Mereka dihari itu dalam genangan keringatnya hingga pertengahan kedua telinganya."
Sunan Ibnu Majah 4228
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ وَأَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ{ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ }قَالَ يَقُومُ أَحَدُهُمْ فِي رَشْحِهِ إِلَى أَنْصَافِ أُذُنَيْهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Isa bin Yunus] dan [Abu Khalid Al Ahmar] dari [Ibnu 'Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengenai (firman Allah): (Yaitu) Ketika manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam." (QS Al Muthafifin; 6). Beliau bersabda: "Setiap orang dari mereka akan berdiri dengan keringat yang mencapai kedua telinganya."
Sunan Tirmidzi 3088
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ{ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ }قَالَ يَقُومُ أَحَدُهُمْ فِي الرَّشْحِ إِلَى أَنْصَافِ أُذُنَيْهِقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَفِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Hannad] telah menceritakan kepada kami [Isa bin Yunus] dari [Ibnu 'Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "(yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?" ((yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?) (QS. Almuthaffifin 6), Beliau berkata: "Salah seorang dari mereka berada dalam keringatnya hingga setengah telingannya." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih dan diantara hadits tersebut ada yang dari Abu Hurairah.
Sunan Tirmidzi 2338
حَدَّثَنَا أَبُو زَكَرِيَّا يَحْيَى بْنُ دُرُسْتَ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ حَمَّادٌ وَهُوَ عِنْدَنَا مَرْفُوعٌ{ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ }قَالَ يَقُومُونَ فِي الرَّشْحِ إِلَى أَنْصَافِ آذَانِهِمْقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ حَدَّثَنَا هَنَّادٌ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Abu Zakariya Yahya bin Durusta Al Bashri] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], berkata Hammad: Itu menurut kami marfu': Pada hari manusia berdiri untuk Rabb semesta alam. Ia berkata: Mereka berdiri dalam keringat hingga mencapai pertengahan telinga mereka. Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan shahih. Telah menceritakan kepada kami [Hannad] telah menceritakan kepada kami ['Isa bin Yunus] dari [Ibnu 'Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam sepertinya.
Shahih Bukhari 4260 shahih
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ فِي جَنَازَةٍ فَأَخَذَ عُودًا يَنْكُتُ فِي الْأَرْضِ فَقَالَ مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا وَقَدْ كُتِبَ مَقْعَدُهُ مِنْ النَّارِ أَوْ مِنْ الْجَنَّةِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا نَتَّكِلُ قَالَ اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ{ فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى }الْآيَةَقَالَ شُعْبَةُ وَحَدَّثَنِي بِهِ مَنْصُورٌ فَلَمْ أُنْكِرْهُ مِنْ حَدِيثِ سُلَيْمَانَTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Khalid] Telah mengabarkan kepada kami [Muhamad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sulaiman] dari [Sa'd bin Ubaidah] dari [Abu Abdurrahman As Sulami] dari [Ali radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwasanya; Suatu ketika beliau berada dalam rombongan pelayat jenazah, lalu beliau mengambil tongkat dan menancapkannya di tanah. Kemudian beliau bersabda: "Tidak ada seorang pun dari kalian kecuali tempat duduknya dari surga atau dari neraka telah ditulis." Para sahabat pun bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana kalau sebaiknya kita hanya bertawakkal saja?" beliau menjawab: "Beramallah kalian, sebab setiap orang akan dimudahkan." Kemudian beliau bersabda: "FA`AMMAA MAN `A'THAA WAT TAQAA WA SHADDAQA BIL HUSNAA (Dan barangsiapa yang memberi, dan bertakwa serta membenarkan kebaikan).." Syu'bah berkata; [Manshur] telah menceritakan hadits ini kepadaku, namun aku tidak mengingkarinya bahwa itu adalah dari haditsnya Sulaiman.
Shahih Bukhari 4252 shahih
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا مَعْنٌ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ{ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ }حَتَّى يَغِيبَ أَحَدُهُمْ فِي رَشْحِهِ إِلَى أَنْصَافِ أُذُنَيْهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Al Mundzir] Telah menceritakan kepada kami [Ma'n] ia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Nafi'] dari [Abdulah bin Umar radliallahu 'anhuma] bahwasanya; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada hari ketika seluruh manusia bangkit kepada Rabb semesta alam, salah seorang dari mereka tenggelam dengan keringatnya sendiri bahkan genangan keringatnya mencapai pertengahan kedua telinganya."
Shahih Muslim 4738 shahih
حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالُوا حَدَّثَنَا يَحْيَى يَعْنُونَ ابْنَ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ{ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ }قَالَ يَقُومُ أَحَدُهُمْ فِي رَشْحِهِ إِلَى أَنْصَافِ أُذُنَيْهِوَفِي رِوَايَةِ ابْنِ الْمُثَنَّى قَالَ يَقُومُ النَّاسُ لَمْ يَذْكُرْ يَوْمَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ الْمُسَيَّبِيُّ حَدَّثَنَا أَنَسٌ يَعْنِي ابْنَ عِيَاضٍ ح و حَدَّثَنِي سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ مَيْسَرَةَ كِلَاهُمَا عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ وَعِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ ح و حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ يَحْيَى حَدَّثَنَا مَعْنٌ حَدَّثَنَا مَالِكٌ ح و حَدَّثَنِي أَبُو نَصْرٍ التَّمَّارُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَيُّوبَ ح و حَدَّثَنَا الْحُلْوَانِيُّ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ كُلُّ هَؤُلَاءِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَعْنَى حَدِيثِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ غَيْرَ أَنَّ فِي حَدِيثِ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ وَصَالِحٍ حَتَّى يَغِيبَ أَحَدُهُمْ فِي رَشْحِهِ إِلَى أَنْصَافِ أُذُنَيْهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb], [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ubaidullah bin Sa'id] mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ubaidullah] telah mengkhabarkan kepadaku [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam: "(Yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap rabb semesta alam" (Al Muthaffiffiin: 6) beliau bersabda: "Salah seorang dari mereka berdiri di dalam keringatnya hingga ke pertengahan telinganya." Disebutkan dalam riwayat Ibnu Al Mutsanna: Beliau bersabda: "Manusia berdiri" tanpa menyebut: Pada hari. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishaq AL Musayyibi] telah menceritakan kepada kami [Anas bin Iyadh]. Telah menceritakan kepadaku [Suwaid bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Hafsh bin Maisarah] keduanya dari [Musa bin Uqbah]. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu Khalid Al Ahmar] dan [Isa bin Yunus] dari [Ibnu Aun]. Telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Ja'far bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Ma'nu] telah menceritakan kepada kami [Malik]. Telah menceritakan kepadaku [Abu Nashr At Tammar] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ayyub]. Telah menceritakan kepada kami [Al Hulwani] dan [Abdu bin Humaid] dari [Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'ad] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Shalih], semuanya dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam dengan makna hadits Abdullah dari Nafi', hanya saja dalam hadits Musa bin Uqbah dan Shalih disebutkan: "Hingga salah seorang dari mereka terbenam dalam keringatnya hingga pertengahan telinganya."