Dalam surah Al-Balad ayat 3, Allah berfirman: Wa waalidin wamaa walad. Ayat ini hadir setelah sumpah Allah atas kota Makkah, sebagai penegasan tentang kemuliaan hubungan antara orang tua dan anak. Dalam konteks tawakal, ayat ini mengingatkan kita pada silsilah kehidupan yang digerakkan oleh ketetapan Allah. Allah bersumpah demi bapak dan keturunannya untuk menunjukkan betapa setiap jiwa, dari generasi ke generasi, berada dalam genggaman pengaturan-Nya yang sempurna.
Ibn Kathir menjelaskan bahwa sumpah ini merujuk pada Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail, yang menjadi cikal bakal umat ini. Tafsir ini menekankan bahwa ikatan darah dan kesinambungan generasi adalah bukti kekuasaan Allah yang mutlak. Ketika kita merasa bimbang dalam bertawakal, ingatlah bahwa Allah yang mengatur hubungan antara ayah dan anak, yang menyambungkan rezeki dari satu generasi ke generasi berikutnya, adalah Allah yang sama yang sedang mengatur urusan Anda saat ini. Tawakal bukan sekadar berserah diri, melainkan mengakui bahwa Allah adalah Mudabbir (Pengatur) segala sebab musabab di dunia.
Penting untuk membedakan antara menghargai hubungan bapak-anak dengan larangan bersumpah atas nama mereka. Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kalian bersumpah dengan menyebut nama bapak-bapak kalian. Barangsiapa bersumpah, hendaklah bersumpah dengan nama Allah" (Shahih Bukhari 6499, derajat: shahih). Larangan ini menjaga tauhid agar hati kita tetap bergantung hanya kepada Allah, bukan kepada makhluk atau nasab.
Untuk menguatkan tawakal dalam diri Anda:
- Sadari bahwa orang tua dan anak hanyalah perantara. Sandarkan hasil akhir hanya kepada Allah agar hati tidak mudah goyah oleh ekspektasi manusia.
- Fokuslah pada ikhtiar yang diridhai Allah, sebagaimana Nabi Ibrahim menjalankan perintah Allah dengan penuh kepasrahan, sehingga Allah memberikan keberkahan pada keturunannya.
- Saat merasa cemas akan masa depan, ingatlah bahwa Allah yang memelihara kehidupan dari zaman nenek moyang hingga hari ini, Dia pula yang menjamin urusan hamba-Nya yang bertawakal.
Memahami ayat ini membawa ketenangan bahwa setiap langkah kita adalah bagian dari skenario besar Allah yang penuh hikmah. والله أعلم
Daftar hadits di bawah ini diberikan ke AI sebagai konteks RAG. Klik untuk membaca teks lengkap.
Sunan Ibnu Majah 2057
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ بْنِ سَمُرَةَ حَدَّثَنَا أَسْبَاطُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَسَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَحْلِفُ بِأَبِيهِ فَقَالَ لَا تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ مَنْ حَلَفَ بِاللَّهِ فَلْيَصْدُقْ وَمَنْ حُلِفَ لَهُ بِاللَّهِ فَلْيَرْضَ وَمَنْ لَمْ يَرْضَ بِاللَّهِ فَلَيْسَ مِنْ اللَّهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isma'il bin Samurah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Asbath bin Muhammad] dari [Muhammad bin 'Ajlan] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendengar seorang laki-laki bersumpah dengan bapaknya, maka beliau bersabda: "Janganlah kalian bersumpah dengan bapak-bapak kalian. Barangsiapa bersumpah dengan Allah maka percayailah, dan barangsiapa disumpai dengan nama Allah hendaklah ia ridla, maka barangsiapa tidak ridla dengan Allah dia bukan dari golongan kami."
Shahih Muslim 2877 shahih
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ هِشَامٍ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَحْلِفُوا بِالطَّوَاغِي وَلَا بِآبَائِكُمْTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] dari [Hisyam] dia berkata, dari [Hasan] dari [Abdurrahman bin samurah] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian bersumpah dengan menyebut nama-nama berhala (thaghut) atau dengan menyebut bapak-bapak kalian."
Sunan Ibnu Majah 2051
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ هِشَامٍ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَحْلِفُوا بِالطَّوَاغِي وَلَا بِآبَائِكُمْTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] dari [Hisyam] dari [Al Hasan] dari ['Abdurrahman bin Samurah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian bersumpah dengan para thaghut atau dengan dan bapak-bapak kalian."
Sunan Nasai 3604
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَنْبَأَنَا هِشَامٌ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ وَلَا بِالطَّوَاغِيتِTerjemahan. Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid] berkata; telah memberitakan kepada kami [Hisyam] dari [Al Hasan] dari ['Abdurrahman bin Samurah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Janganlah bersumpah dengan bapak-bapak kalian dan dengan sesembahan selain Allah."
Shahih Bukhari 6499 shahih
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا وَرْقَاءُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ وَمَنْ كَانَ حَالِفًا فَلْيَحْلِفْ بِاللَّهِTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Warqa'] dari ['Abdullah bin Dinar] dari [Ibn Umar] radliyallahu'anhuma mengatakan, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan kalian bersumpah dengan nama bapak-bapak kalian, dan barangsiapa bersumpah, hendaklah bersumpah dengan nama Allah."
Musnad Ahmad 2719
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ وَلَا بِالطَّوَاغِيتِ وَقَالَ يَزِيدُ وَالطَّوَاغِيTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun], telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Al Hasan] dari [Abdurrahman bin Samurah] dari Nabi Shallalahu 'Alaihi Wasallam beliau bersabda: "Janganlah kalian bersumpah dengan (nama) bapak-bapak kalian, dan jangan pula dengan para thagut." [Yazid] berkata (dengan redaksi); "At Thawaghi (thagut)."
Sunan Abu Dawud 2752
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَدْرَكَهُ وَهُوَ فِي رَكْبٍ وَهُوَ يَحْلِفُ بِأَبِيهِ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ يَنْهَاكُمْ أَنْ تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ فَمَنْ كَانَ حَالِفًا فَلْيَحْلِفْ بِاللَّهِ أَوْ لِيَسْكُتْحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ مَعْنَاهُ إِلَى بِآبَائِكُمْ زَادَ قَالَ عُمَرُ فَوَاللَّهِ مَا حَلَفْتُ بِهَذَا ذَاكِرًا وَلَا آثِرًاTerjemahan. Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yunus], Telah menceritakan kepada kami [Zuhair], dari ['Ubaidullah bin Umar], dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], dari [Umar bin Al Khathab], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mendapatinya sementara ia berada diantara orang-orang yang melakukan safar, dan ia bersumpah dengan nama bapaknya. Kemudian beliau berkata: "Sesungguhnya Allah melarang kalian dari bersumpah dengan nama bapak-bapak kalian. Barangsiapa yang bersumpah, maka hendaknya ia bersumpah dengan nama Allah atau hendaknya (lebih baik) ia diam." Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Hanbal], telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq], telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri], dari [Salim] dari [ayahnya] dari [Umar radliallahu 'anhu] ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ……. Seperti makna hadits tersebut hingga lafazh; … dengan nama bapak-bapak kalian." Ia menambahkan, Umar berkata; demi Allah, aku tidak bersumpah dengan hal ini baik ingat atau tidak.
Shahih Muslim 2873 shahih
و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ سَرْحٍ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ ح و حَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُاقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَنْهَاكُمْ أَنْ تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْقَالَ عُمَرُ فَوَاللَّهِ مَا حَلَفْتُ بِهَا مُنْذُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْهَا ذَاكِرًا وَلَا آثِرًا و حَدَّثَنِي عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ شُعَيْبِ بْنِ اللَّيْثِ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي حَدَّثَنِي عُقَيْلُ بْنُ خَالِدٍ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ كِلَاهُمَا عَنْ الزُّهْرِيِّ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ غَيْرَ أَنَّ فِي حَدِيثِ عُقَيْلٍ مَا حَلَفْتُ بِهَا مُنْذُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْهَا وَلَا تَكَلَّمْتُ بِهَا وَلَمْ يَقُلْ ذَاكِرًا وَلَا آثِرًا و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ قَالُوا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمَرَ وَهُوَ يَحْلِفُ بِأَبِيهِ بِمِثْلِ رِوَايَةِ يُونُسَ وَمَعْمَرٍTerjemahan. Telah menceritakan kepadau [Abu At Thahir Ahmad bin 'Amru bin Sarh] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Yunus] (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku [Harmalah bin Yahya] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahab] telah mengabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari [Salim bin Abdullah] dari [ayahnya] dia berkata; aku mendengar [Umar bin Khattab] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla melarang kalian bersumpah dengan menyebut nama bapak-bapak kalian." Selanjutnya Umar berkata, "Demi Allah, aku tidak pernah lagi bersumpah dengan menyebut nama bapak-bapak setelah aku mendengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau melarang baik untuk orang lain atau diri sendiri." Dan telah menceritakan kepadaku [Abdul Malik bin Syua'ib bin Al Laits] telah menceritakan kepadaku [Bapakku] dari [kakekku] telah menceritakan kepadaku ['Uqail bin Khalid] (dalam jalur lain disebutkan) Dan telah menceritakan kepadaku [Ishaq bin Ibrahim] dan [Abd bin Humaid] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] keduanya dari [Az Zuhri] dengan isnad seperti ini, namun dalam haditsnya 'Uqail disebutkan, "Semenjak aku mendengar hal itu telah dilarang oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka aku tidak pernah bersumpah lagi dengan sumpah seperti itu, dan tidak pula berkata-kata dengan itu." Dan tidak mengatakan, "Baik untuk diri sendiri atau orang lain." Dan telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan ['Amru An Naqid] serta [Zuhair bin Harb] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Ayahnya] dia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendengar Umar yang sedang bersumpah dengan bapaknya…" seperti riwayatnya Yunus dan Ma'mar."