← Kembali ke pelajaran
Hari 43 Langkah 1 / 9 +10 XP

Bacaan

Baca pelan. Tap setiap kata untuk lihat arti per-kata. Resapi makna sebelum lanjut.

Panduan warna Tajwid
  • Ghunnah (dengung)
  • Qalqalah (pantulan)
  • Ikhfa' (samar)
  • Ikhfa' Syafawi
  • Iqlab (pembalikan)
  • Idgham Bighunnah
  • Idgham Bilaghunnah
  • Idgham Syafawi
  • Idgham Mutajanisain / Mutaqaribain
  • Mad Thabi'i (2 harakat)
  • Mad Jaiz (2/4/6 harakat)
  • Mad Wajib Muttasil (4-5)
  • Mad Lazim (6 harakat)
  • Hamzah Wasl / huruf tak dibaca / Lam Syamsiyah

Pewarnaan tajwid bersumber dari mushaf berwarna standar (alquran.cloud / KFGQPC).

Al-An'am · 1
﴿ 1 ﴾

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلْأَرْضَ وَجَعَلَ ٱلظُّلُمَـٰتِ وَٱلنُّورَ‌ۖ ثُمَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ

ٱلْحَمْدُ
al-ḥamdu
segala puji
لِلَّهِ
lillahi
bagi Allah
ٱلَّذِى
alladhī
Yang
خَلَقَ
khalaqa
Dia menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
وَجَعَلَ
wajaʿala
dan menjadikan
ٱلظُّلُمَـٰتِ
l-ẓulumāti
kegelapan(-kegelapan)
وَٱلنُّورَ ۖ
wal-nūra
dan cahaya
ثُمَّ
thumma
Kemudian
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟
kafarū
mereka ingkar
بِرَبِّهِمْ
birabbihim
kepada Tuhan mereka
يَعْدِلُونَ
yaʿdilūna
menyamakan orang lain dengan-Nya

Al-ḥamdu lillāhil-lażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa wa ja‘alaẓ-ẓulumāti wan-nūr(a), ṡummal-lażīna kafarū birabbihim ya‘dilūn(a).

Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan kegelapan-kegelapan dan cahaya. Sungguhpun demikian, orang-orang yang kufur mempersamakan tuhan mereka (dengan sesuatu yang lain).

Al-An'am · 2
﴿ 2 ﴾

هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن طِينٍ ثُمَّ قَضَىٰٓ أَجَلاً‌ۖ وَأَجَلٌ مُّسَمًّى عِندَهُۥ‌ۖ ثُمَّ أَنتُمْ تَمْتَرُونَ

هُوَ
huwa
Dia
ٱلَّذِى
alladhī
adalah Dia yang
خَلَقَكُم
khalaqakum
menciptakan kalian
مِّن
min
dari
طِينٍۢ
ṭīnin
tanah liat
ثُمَّ
thumma
kemudian
قَضَىٰٓ
qaḍā
Dia menetapkan
أَجَلًۭا ۖ
ajalan
batas waktu
وَأَجَلٌۭ
wa-ajalun
dan suatu batas waktu
مُّسَمًّى
musamman
yang ditentukan
عِندَهُۥ ۖ
ʿindahu
di sisi-Nya
ثُمَّ
thumma
kemudian
أَنتُمْ
antum
kalian
تَمْتَرُونَ
tamtarūna
meragukan

Huwal-lażī khalaqakum min ṭīnin ṡumma qaḍā ajalā(n), wa ajalum musamman ‘indahū ṡumma antum tamtarūn(a).

Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian Dia menentukan batas waktu hidup (masing-masing). Waktu yang ditentukan (untuk kebangkitan setelah mati) ada pada-Nya. Kemudian, kamu masih meragukannya.

Al-An'am · 3
﴿ 3 ﴾

وَهُوَ ٱللَّهُ فِى ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَفِى ٱلْأَرْضِ‌ۖ يَعْلَمُ سِرَّكُمْ وَجَهْرَكُمْ وَيَعْلَمُ مَا تَكْسِبُونَ

وَهُوَ
wahuwa
Dan Dia
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
فِى
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit
وَفِى
wafī
dan di
ٱلْأَرْضِ ۖ
l-arḍi
bumi
يَعْلَمُ
yaʿlamu
Dia mengetahui
سِرَّكُمْ
sirrakum
rahasia kalian
وَجَهْرَكُمْ
wajahrakum
dan apa yang kamu nyatakan
وَيَعْلَمُ
wayaʿlamu
dan Dia mengetahui
مَا
apa
تَكْسِبُونَ
taksibūna
kamu peroleh

Wa huwallāhu fis-samāwāti wa fil-arḍ(i), ya‘lamu sirrakum wa jahrakum wa ya‘lamu mā taksibūn(a).

Dialah Allah (yang disembah) di langit dan di bumi. Dia mengetahui apa pun yang kamu rahasiakan dan kamu tampakkan serta mengetahui apa pun yang kamu usahakan.

Al-An'am · 4
﴿ 4 ﴾

وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ ءَايَةٍ مِّنْ ءَايَـٰتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُواْ عَنْهَا مُعْرِضِينَ

وَمَا
wamā
Dan tidak
تَأْتِيهِم
tatīhim
datang kepada mereka
مِّنْ
min
dari
ءَايَةٍۢ
āyatin
tanda
مِّنْ
min
dari
ءَايَـٰتِ
āyāti
tanda-tanda
رَبِّهِمْ
rabbihim
Tuhan mereka
إِلَّا
illā
melainkan
كَانُوا۟
kānū
mereka adalah
عَنْهَا
ʿanhā
darinya
مُعْرِضِينَ
muʿ'riḍīna
berpaling

Wa mā ta'tīhim min āyatim min āyāti rabbihim illā kānū ‘anhā mu‘riḍīn(a).

Tidaklah datang kepada mereka satu ayat pun dari ayat-ayat Tuhan mereka, kecuali mereka (pasti) berpaling darinya.

Al-An'am · 5
﴿ 5 ﴾

فَقَدْ كَذَّبُواْ بِٱلْحَقِّ لَمَّا جَآءَهُمْ‌ۖ فَسَوْفَ يَأْتِيهِمْ أَنۢبَـٰٓؤُاْ مَا كَانُواْ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

فَقَدْ
faqad
maka sungguh
كَذَّبُوا۟
kadhabū
mereka mendustakan
بِٱلْحَقِّ
bil-ḥaqi
kebenaran
لَمَّا
lammā
ketika
جَآءَهُمْ ۖ
jāahum
itu datang kepada mereka
فَسَوْفَ
fasawfa
maka segera
يَأْتِيهِمْ
yatīhim
akan datang kepada mereka
أَنۢبَـٰٓؤُا۟
anbāu
berita
مَا
apa yang
كَانُوا۟
kānū
mereka dahulu
بِهِۦ
bihi
padanya
يَسْتَهْزِءُونَ
yastahziūna
Mereka mengolok-olok

Faqad każżabū bil-ḥaqqi lammā jā'ahum fa saufa ya'tīhim ambā'u mā kānū bihī yastahzi'ūn(a).

Sungguh, mereka telah mendustakan kebenaran (Al-Qur’an) ketika sampai kepada mereka. Maka, kelak akan sampai kepada mereka berita-berita (tentang kebenaran) sesuatu yang selalu mereka perolok-olokkan.

Al-An'am · 6
﴿ 6 ﴾

أَلَمْ يَرَوْاْ كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّن قَرْنٍ مَّكَّنَّـٰهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ مَا لَمْ نُمَكِّن لَّكُمْ وَأَرْسَلْنَا ٱلسَّمَآءَ عَلَيْهِم مِّدْرَارًا وَجَعَلْنَا ٱلْأَنْهَـٰرَ تَجْرِى مِن تَحْتِهِمْ فَأَهْلَكْنَـٰهُم بِذُنُوبِهِمْ وَأَنشَأْنَا مِنۢ بَعْدِهِمْ قَرْنًا ءَاخَرِينَ

أَلَمْ
alam
Tidakkah
يَرَوْا۟
yaraw
mereka melihat
كَمْ
kam
berapa banyak
أَهْلَكْنَا
ahlaknā
Kami hancurkan
مِن
min
dari
قَبْلِهِم
qablihim
sebelum mereka
مِّن
min
dari
قَرْنٍۢ
qarnin
generasi
مَّكَّنَّـٰهُمْ
makkannāhum
Kami telah meneguhkan mereka
فِى
di
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
bumi
مَا
apa
لَمْ
lam
tidak
نُمَكِّن
numakkin
Kami teguhkan
لَّكُمْ
lakum
bagi kalian
وَأَرْسَلْنَا
wa-arsalnā
dan Kami mengutus
ٱلسَّمَآءَ
l-samāa
langit
عَلَيْهِم
ʿalayhim
atas mereka
مِّدْرَارًۭا
mid'rāran
menghujani dengan deras
وَجَعَلْنَا
wajaʿalnā
dan Kami jadikan
ٱلْأَنْهَـٰرَ
l-anhāra
sungai-sungai
تَجْرِى
tajrī
mengalir
مِن
min
dari
تَحْتِهِمْ
taḥtihim
di bawah mereka
فَأَهْلَكْنَـٰهُم
fa-ahlaknāhum
lalu kami hancurkan mereka
بِذُنُوبِهِمْ
bidhunūbihim
karena dosa-dosa mereka
وَأَنشَأْنَا
wa-anshanā
dan Kami bangkitkan
مِنۢ
min
dari
بَعْدِهِمْ
baʿdihim
setelah mereka
قَرْنًا
qarnan
generasi
ءَاخَرِينَ
ākharīna
lain

Alam yarau kam ahlaknā min qablihim min qarnim makkanāhum fil-arḍi mā lam numakkil lakum wa arsalnas-samā'a ‘alaihim midrārā(n), wa ja‘alnal-anhāra tajrī min taḥtihim fa ahlaknāhum biżunūbihim wa ansya'nā mim ba‘dihim qarnan ākharīn(a).

Tidakkah mereka perhatikan betapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan? (Yaitu) generasi yang telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yang belum pernah Kami lakukan kepada kamu; dan Kami curahkan air hujan yang lebat, Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka; lalu Kami binasakan mereka karena dosa-dosa mereka, selanjutnya Kami munculkan sesudah mereka generasi lain.