← Kembali ke pelajaran
Hari 42 Langkah 1 / 9 +10 XP

Bacaan

Baca pelan. Tap setiap kata untuk lihat arti per-kata. Resapi makna sebelum lanjut.

Panduan warna Tajwid
  • Ghunnah (dengung)
  • Qalqalah (pantulan)
  • Ikhfa' (samar)
  • Ikhfa' Syafawi
  • Iqlab (pembalikan)
  • Idgham Bighunnah
  • Idgham Bilaghunnah
  • Idgham Syafawi
  • Idgham Mutajanisain / Mutaqaribain
  • Mad Thabi'i (2 harakat)
  • Mad Jaiz (2/4/6 harakat)
  • Mad Wajib Muttasil (4-5)
  • Mad Lazim (6 harakat)
  • Hamzah Wasl / huruf tak dibaca / Lam Syamsiyah

Pewarnaan tajwid bersumber dari mushaf berwarna standar (alquran.cloud / KFGQPC).

Al-Ma'idah · 1
﴿ 1 ﴾

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَوْفُواْ بِٱلْعُقُودِ‌ۚ أُحِلَّتْ لَكُم بَهِيمَةُ ٱلْأَنْعَـٰمِ إِلَّا مَا يُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ غَيْرَ مُحِلِّى ٱلصَّيْدِ وَأَنتُمْ حُرُمٌ‌ۗ إِنَّ ٱللَّهَ يَحْكُمُ مَا يُرِيدُ

يَـٰٓأَيُّهَا
yāayyuhā
Wahai
ٱلَّذِينَ
alladhīna
kamu (yang)
ءَامَنُوٓا۟
āmanū
mereka beriman
أَوْفُوا۟
awfū
Penuhilah
بِٱلْعُقُودِ ۚ
bil-ʿuqūdi
kontrak
أُحِلَّتْ
uḥillat
Dihalalkan
لَكُم
lakum
bagi kalian
بَهِيمَةُ
bahīmatu
hewan berkaki empat
ٱلْأَنْعَـٰمِ
l-anʿāmi
hewan ternak
إِلَّا
illā
kecuali
مَا
apa
يُتْلَىٰ
yut'lā
dibacakan
عَلَيْكُمْ
ʿalaykum
atas kamu
غَيْرَ
ghayra
bukan
مُحِلِّى
muḥillī
dihalalkan
ٱلصَّيْدِ
l-ṣaydi
berburu
وَأَنتُمْ
wa-antum
sedangkan kalian
حُرُمٌ ۗ
ḥurumun
sedang ihram
إِنَّ
inna
Sesungguhnya
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
يَحْكُمُ
yaḥkumu
memutuskan
مَا
apa
يُرِيدُ
yurīdu
Dia berkehendak

Yā ayyuhal-lażīna āmanū aufū bil-‘uqūd(i), uḥillat lakum bahīmatul-an‘āmi illā mā yutlā ‘alaikum gaira muḥilliṣ-ṣaidi wa antum ḥurum(un), innallāha yaḥkumu mā yurīd(u).

Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah janji-janji! Dihalalkan bagimu hewan ternak, kecuali yang akan disebutkan kepadamu (keharamannya) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang berihram (haji atau umrah). Sesungguhnya Allah menetapkan hukum sesuai dengan yang Dia kehendaki.

Al-Ma'idah · 2
﴿ 2 ﴾

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تُحِلُّواْ شَعَـٰٓئِرَ ٱللَّهِ وَلَا ٱلشَّهْرَ ٱلْحَرَامَ وَلَا ٱلْهَدْىَ وَلَا ٱلْقَلَـٰٓئِدَ وَلَآ ءَآمِّينَ ٱلْبَيْتَ ٱلْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلاً مِّن رَّبِّهِمْ وَرِضْوَٲنًا‌ۚ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَٱصْطَادُواْ‌ۚ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَـَٔـانُ قَوْمٍ أَن صَدُّوكُمْ عَنِ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ أَن تَعْتَدُواْ‌ۘ وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ‌ۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٲنِ‌ۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ‌ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

يَـٰٓأَيُّهَا
yāayyuhā
Wahai
ٱلَّذِينَ
alladhīna
kamu (yang)
ءَامَنُوا۟
āmanū
beriman
لَا
Jangan
تُحِلُّوا۟
tuḥillū
melanggar
شَعَـٰٓئِرَ
shaʿāira
syiar-syiar
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
وَلَا
walā
dan tidak
ٱلشَّهْرَ
l-shahra
bulan
ٱلْحَرَامَ
l-ḥarāma
yang suci
وَلَا
walā
dan tidak
ٱلْهَدْىَ
l-hadya
hewan kurban
وَلَا
walā
dan tidak
ٱلْقَلَـٰٓئِدَ
l-qalāida
kalung-kalung
وَلَآ
walā
dan tidak
ءَآمِّينَ
āmmīna
(mereka yang) datang
ٱلْبَيْتَ
l-bayta
ke Baitullah
ٱلْحَرَامَ
l-ḥarāma
yang Suci
يَبْتَغُونَ
yabtaghūna
mencari
فَضْلًۭا
faḍlan
karunia
مِّن
min
dari
رَّبِّهِمْ
rabbihim
Tuhan mereka
وَرِضْوَٰنًۭا ۚ
wariḍ'wānan
dan keridaan
وَإِذَا
wa-idhā
Dan ketika
حَلَلْتُمْ
ḥalaltum
kalian telah keluar dari ihram
فَٱصْطَادُوا۟ ۚ
fa-iṣ'ṭādū
maka (kamu boleh) berburu
وَلَا
walā
dan janganlah
يَجْرِمَنَّكُمْ
yajrimannakum
mendorong kalian
شَنَـَٔانُ
shanaānu
kebencian
قَوْمٍ
qawmin
bagi suatu kaum
أَن
an
sebagai
صَدُّوكُمْ
ṣaddūkum
mereka menghentikanmu
عَنِ
ʿani
dari
ٱلْمَسْجِدِ
l-masjidi
Masjid
ٱلْحَرَامِ
l-ḥarāmi
Al-Haram
أَن
an
bahwa
تَعْتَدُوا۟ ۘ
taʿtadū
kalian melampaui batas
وَتَعَاوَنُوا۟
wataʿāwanū
dan tolong-menolonglah
عَلَى
ʿalā
di
ٱلْبِرِّ
l-biri
kebaikan
وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ
wal-taqwā
dan ketakwaan
وَلَا
walā
tetapi jangan
تَعَاوَنُوا۟
taʿāwanū
saling menolong
عَلَى
ʿalā
di
ٱلْإِثْمِ
l-ith'mi
dosa
وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ
wal-ʿud'wāni
dan pelanggaran
وَٱتَّقُوا۟
wa-ittaqū
Dan bertakwalah
ٱللَّهَ ۖ
l-laha
Allah
إِنَّ
inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
شَدِيدُ
shadīdu
sangat keras
ٱلْعِقَابِ
l-ʿiqābi
hukuman

Yā ayyuhal-lażīna āmanū lā tuḥillū sya‘ā'irallāhi wa lasy-syahral-ḥarāma wa lal-hadya wa lal-qalā'ida wa lā āmmīnal-baital-ḥarāma yabtagūna faḍlam mir rabbihim wa riḍwānā(n), wa iżā ḥalaltum faṣṭādū, wa lā yajrimannakum syana'ānu qaumin an ṣaddūkum ‘anil- asjidil-ḥarāmi an ta‘tadū, wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā, wa lā ta‘āwanū ‘alal-iṡmi wal-‘udwān(i), wattaqullāh(a), innallāha syadīdul-‘iqāb(i).

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syiar-syiar (kesucian) Allah, jangan (melanggar kehormatan) bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) hadyu (hewan-hewan kurban) dan qalā’id (hewan-hewan kurban yang diberi tanda), dan jangan (pula mengganggu) para pengunjung Baitulharam sedangkan mereka mencari karunia dan rida Tuhannya! Apabila kamu telah bertahalul (menyelesaikan ihram), berburulah (jika mau). Janganlah sekali-kali kebencian(-mu) kepada suatu kaum, karena mereka menghalang-halangimu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat melampaui batas (kepada mereka). Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya.

Al-Ma'idah · 3
﴿ 3 ﴾

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ ٱلْمَيْتَةُ وَٱلدَّمُ وَلَحْمُ ٱلْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ لِغَيْرِ ٱللَّهِ بِهِۦ وَٱلْمُنْخَنِقَةُ وَٱلْمَوْقُوذَةُ وَٱلْمُتَرَدِّيَةُ وَٱلنَّطِيحَةُ وَمَآ أَكَلَ ٱلسَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى ٱلنُّصُبِ وَأَن تَسْتَقْسِمُواْ بِٱلْأَزْلَـٰمِ‌ۚ ذَٲلِكُمْ فِسْقٌ‌ۗ ٱلْيَوْمَ يَئِسَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَٱخْشَوْنِ‌ۚ ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلَـٰمَ دِينًا‌ۚ فَمَنِ ٱضْطُرَّ فِى مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّإٍِثْمٍ‌ۙ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

حُرِّمَتْ
ḥurrimat
diharamkan
عَلَيْكُمُ
ʿalaykumu
atas kalian
ٱلْمَيْتَةُ
l-maytatu
hewan-hewan mati
وَٱلدَّمُ
wal-damu
dan darah
وَلَحْمُ
walaḥmu
dan daging
ٱلْخِنزِيرِ
l-khinzīri
babi
وَمَآ
wamā
dan apa
أُهِلَّ
uhilla
telah dipersembahkan
لِغَيْرِ
lighayri
selain
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
بِهِۦ
bihi
padanya
وَٱلْمُنْخَنِقَةُ
wal-mun'khaniqatu
dan yang tercekik (sampai mati)
وَٱلْمَوْقُوذَةُ
wal-mawqūdhatu
dan yang mati terpukul
وَٱلْمُتَرَدِّيَةُ
wal-mutaradiyatu
dan yang jatuh fatal
وَٱلنَّطِيحَةُ
wal-naṭīḥatu
dan yang ditanduk
وَمَآ
wamā
dan apa yang
أَكَلَ
akala
memakannya
ٱلسَّبُعُ
l-sabuʿu
binatang buas
إِلَّا
illā
kecuali
مَا
apa
ذَكَّيْتُمْ
dhakkaytum
kalian sembelih
وَمَا
wamā
dan apa
ذُبِحَ
dhubiḥa
disembelih
عَلَى
ʿalā
atas
ٱلنُّصُبِ
l-nuṣubi
berhala-berhala batu
وَأَن
wa-an
dan bahwa
تَسْتَقْسِمُوا۟
tastaqsimū
kamu mencari pembagian
بِٱلْأَزْلَـٰمِ ۚ
bil-azlāmi
dengan panah-panah ramalan
ذَٰلِكُمْ
dhālikum
itu
فِسْقٌ ۗ
fis'qun
adalah pelanggaran berat
ٱلْيَوْمَ
l-yawma
Hari ini
يَئِسَ
ya-isa
telah berputus asa
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟
kafarū
mereka ingkar
مِن
min
dari
دِينِكُمْ
dīnikum
agama kalian
فَلَا
falā
maka jangan
تَخْشَوْهُمْ
takhshawhum
takutlah kamu kepada mereka
وَٱخْشَوْنِ ۚ
wa-ikh'shawni
tetapi takutlah kepada-Ku
ٱلْيَوْمَ
l-yawma
Hari ini
أَكْمَلْتُ
akmaltu
Aku telah menyempurnakan
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
دِينَكُمْ
dīnakum
agamamu
وَأَتْمَمْتُ
wa-atmamtu
dan telah aku sempurnakan
عَلَيْكُمْ
ʿalaykum
atas kalian
نِعْمَتِى
niʿ'matī
nikmat-Ku
وَرَضِيتُ
waraḍītu
dan aku telah menyetujui
لَكُمُ
lakumu
bagi kalian
ٱلْإِسْلَـٰمَ
l-is'lāma
Islam
دِينًۭا ۚ
dīnan
sebagai agama
فَمَنِ
famani
tetapi barangsiapa
ٱضْطُرَّ
uḍ'ṭurra
terpaksa
فِى
dengan
مَخْمَصَةٍ
makhmaṣatin
kelaparan
غَيْرَ
ghayra
dan bukan
مُتَجَانِفٍۢ
mutajānifin
cenderung
لِّإِثْمٍۢ ۙ
li-ith'min
kepada dosa
فَإِنَّ
fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
غَفُورٌۭ
ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ
raḥīmun
Maha Penyayang

Ḥurrimat ‘alaikumul-maitatu wad-damu wa laḥmul-khinzīri wa mā uhilla ligairillāhi bihī wal-munkhaniqatu wal-mauqūżatu wal-mutaraddiyatu wan-naṭīḥatu wa mā akalas-sabu‘u illā mā żakkaitum, wa mā żubiḥa ‘alan-nuṣubi wa an tastaqsimū bil-azlām(i), żālikum fisq(un), al-yauma ya'isal-lażīna kafarū min dīnikum falā takhsyauhum wakhsyaun(i), al-yauma akmaltu lakum dīnakum wa atmamtu ‘alaikum ni‘matī wa raḍītu lakumul-islāma dīnā(n), fa maniḍṭurra fī makhmaṣatin gaira mutajānifil li'iṡm(in), fa innallāha gafūrur raḥīm(un).

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging hewan) yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang (sempat) kamu sembelih. (Diharamkan pula) apa yang disembelih untuk berhala. (Demikian pula) mengundi nasib dengan azlām (anak panah), (karena) itu suatu perbuatan fasik. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu. Oleh sebab itu, janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu. Maka, siapa yang terpaksa karena lapar, bukan karena ingin berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Al-Ma'idah · 4
﴿ 4 ﴾

يَسْــَٔلُونَكَ مَاذَآ أُحِلَّ لَهُمْ‌ۖ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ ٱلطَّيِّبَـٰتُ‌ۙ وَمَا عَلَّمْتُم مِّنَ ٱلْجَوَارِحِ مُكَلِّبِينَ تُعَلِّمُونَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَكُمُ ٱللَّهُ‌ۖ فَكُلُواْ مِمَّآ أَمْسَكْنَ عَلَيْكُمْ وَٱذْكُرُواْ ٱسْمَ ٱللَّهِ عَلَيْهِ‌ۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ

يَسْـَٔلُونَكَ
yasalūnaka
Mereka bertanya kepadamu
مَاذَآ
mādhā
apa
أُحِلَّ
uḥilla
dihalalkan
لَهُمْ ۖ
lahum
bagi mereka
قُلْ
qul
Katakanlah
أُحِلَّ
uḥilla
dihalalkan
لَكُمُ
lakumu
bagi kalian
ٱلطَّيِّبَـٰتُ ۙ
l-ṭayibātu
hal-hal yang baik
وَمَا
wamā
dan apa
عَلَّمْتُم
ʿallamtum
kalian ajarkan
مِّنَ
mina
dari
ٱلْجَوَارِحِ
l-jawāriḥi
hewan buruan kalian
مُكَلِّبِينَ
mukallibīna
orang-orang yang melatih hewan untuk berburu
تُعَلِّمُونَهُنَّ
tuʿallimūnahunna
kamu mengajari mereka
مِمَّا
mimmā
dari apa yang
عَلَّمَكُمُ
ʿallamakumu
telah mengajarkan kalian
ٱللَّهُ ۖ
l-lahu
Allah
فَكُلُوا۟
fakulū
Maka makanlah
مِمَّآ
mimmā
dari apa
أَمْسَكْنَ
amsakna
mereka menangkap
عَلَيْكُمْ
ʿalaykum
atas kalian
وَٱذْكُرُوا۟
wa-udh'kurū
tetapi ingatlah
ٱسْمَ
is'ma
nama
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
عَلَيْهِ ۖ
ʿalayhi
atasnya
وَٱتَّقُوا۟
wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ ۚ
l-laha
Allah
إِنَّ
inna
Sesungguhnya
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
سَرِيعُ
sarīʿu
cepat
ٱلْحِسَابِ
l-ḥisābi
perhitungan

Yas'alūnaka māżā uḥilla lahum, qul uḥilla lakumuṭ-ṭayyibāt(u), wa mā ‘allamtum minal-jawāriḥi mukallibīna tu‘allimūnahunna mimmā ‘allamakumullāhu fa kulū mimmā amsakna ‘alaikum ważkurusmallāhi ‘alaih(i), wattaqullāh(a), innallāha sarī‘ul-ḥisāb(i).

Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad), “Apakah yang dihalalkan bagi mereka?” Katakanlah, “Yang dihalalkan bagimu adalah (makanan-makanan) yang baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang pemburu yang telah kamu latih untuk berburu, yang kamu latih menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu. Maka, makanlah apa yang ditangkapnya untukmu dan sebutlah nama Allah (waktu melepasnya). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya.”

Al-Ma'idah · 5
﴿ 5 ﴾

ٱلْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ ٱلطَّيِّبَـٰتُ‌ۖ وَطَعَامُ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلْكِتَـٰبَ حِلٌّ لَّكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَّهُمْ‌ۖ وَٱلْمُحْصَنَـٰتُ مِنَ ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ وَٱلْمُحْصَنَـٰتُ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلْكِتَـٰبَ مِن قَبْلِكُمْ إِذَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَـٰفِحِينَ وَلَا مُتَّخِذِىٓ أَخْدَانٍ‌ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِٱلْإِيمَـٰنِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُۥ وَهُوَ فِى ٱلْأَخِرَةِ مِنَ ٱلْخَـٰسِرِينَ

ٱلْيَوْمَ
al-yawma
Hari ini
أُحِلَّ
uḥilla
dihalalkan
لَكُمُ
lakumu
bagi kalian
ٱلطَّيِّبَـٰتُ ۖ
l-ṭayibātu
hal-hal yang baik
وَطَعَامُ
waṭaʿāmu
dan makanan
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوا۟
ūtū
diberikan
ٱلْكِتَـٰبَ
l-kitāba
Kitab
حِلٌّۭ
ḥillun
halal
لَّكُمْ
lakum
bagi kalian
وَطَعَامُكُمْ
waṭaʿāmukum
dan makananmu
حِلٌّۭ
ḥillun
halal
لَّهُمْ ۖ
lahum
bagi mereka
وَٱلْمُحْصَنَـٰتُ
wal-muḥ'ṣanātu
dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan
مِنَ
mina
dari
ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ
l-mu'mināti
wanita-wanita mukmin
وَٱلْمُحْصَنَـٰتُ
wal-muḥ'ṣanātu
dan wanita-wanita yang suci
مِنَ
mina
dari
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوا۟
ūtū
diberikan
ٱلْكِتَـٰبَ
l-kitāba
Kitab
مِن
min
dari
قَبْلِكُمْ
qablikum
sebelum kamu
إِذَآ
idhā
ketika
ءَاتَيْتُمُوهُنَّ
ātaytumūhunna
kalian telah berikan kepada mereka
أُجُورَهُنَّ
ujūrahunna
mahar-mahar mereka
مُحْصِنِينَ
muḥ'ṣinīna
menjaga kesucian
غَيْرَ
ghayra
bukan
مُسَـٰفِحِينَ
musāfiḥīna
berzina
وَلَا
walā
dan tidak
مُتَّخِذِىٓ
muttakhidhī
orang-orang yang mengambil
أَخْدَانٍۢ ۗ
akhdānin
kekasih rahasia
وَمَن
waman
Dan barangsiapa
يَكْفُرْ
yakfur
mengingkari
بِٱلْإِيمَـٰنِ
bil-īmāni
iman
فَقَدْ
faqad
maka sungguh
حَبِطَ
ḥabiṭa
sia-sia
عَمَلُهُۥ
ʿamaluhu
perbuatannya
وَهُوَ
wahuwa
dan dia
فِى
di
ٱلْـَٔاخِرَةِ
l-ākhirati
akhirat
مِنَ
mina
di antara
ٱلْخَـٰسِرِينَ
l-khāsirīna
orang-orang yang merugi

Al-yauma uḥilla lakumuṭ-ṭayyibāt(u), wa ṭa‘āmul-lażīna ūtul-kitāba ḥillul lakum, wa ṭa‘āmukum ḥillul lahum, wal-muḥṣanātu minal-mu'mināti wal-muḥṣanātu minal-lażīna ūtul-kitāba min qablikum iżā ātaitumūhunna ujūrahunna muḥṣinīna gaira musāfiḥīna wa lā muttakhiżī akhdān(in), wa may yakfur bil-īmāni faqad ḥabiṭa ‘amaluh(ū), wa huwa fil-ākhirati minal-khāsirīn(a).

Pada hari ini dihalalkan bagimu segala (makanan) yang baik. Makanan (sembelihan) Ahlulkitab itu halal bagimu dan makananmu halal (juga) bagi mereka. (Dihalalkan bagimu menikahi) perempuan-perempuan yang menjaga kehormatan di antara perempuan-perempuan yang beriman dan perempuan-perempuan yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi kitab suci sebelum kamu, apabila kamu membayar maskawin mereka untuk menikahinya, tidak dengan maksud berzina, dan tidak untuk menjadikan (mereka) pasangan gelap (gundik). Siapa yang kufur setelah beriman, maka sungguh sia-sia amalnya dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.