← Daftar Pelajaran
Hari 23 · Ad-Duha · Ayat 1–11

Waktu Duha (Ad-Duha)

Demi waktu Duha dan malam yang sunyi, Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak pula membencimu.

Niat Hari 23 · Ad-Duha ayat 1–11

Tetapkan niat sebelum mulai

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”

(HR. Bukhari & Muslim)

Du'a sebelum membaca Al-Quran:

رَّبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Rabbi zidni ‘ilma

Wahai Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku. (QS. Taha: 114)

Pilih niat hari ini:

Maqasid Surah Ad-Duha الضحى
Duha · Makkiyyah · 11 ayat

Tema sentral

Surah Ad-Duha menenangkan hati Nabi Muhammad SAW yang risau akan wahyu yang terputus, menegaskan bahwa Allah tidak meninggalkan atau membenci beliau, dan mengingatkan akan nikmat-nikmat masa lalu serta masa depan, sekaligus memerintahkan syukur dan perhatian terhadap kaum lemah.

Maqasid (tujuan surah)

  • Menghilangkan kesedihan Nabi SAW dari terputusnya wahyu.

Ayat kunci

Tujuan & Pesan Inti

Maqasid Surah, Ad-Duha

Penegasan kasih sayang Allah kepada Nabi Muhammad dan larangan berputus asa saat menghadapi ujian hidup.

Tema Sentral

Surah Ad-Duha membawa pesan penghiburan yang luar biasa dari Allah kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Tema utamanya adalah penegasan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan atau membenci hamba-Nya yang beriman, meskipun pertolongan terasa terlambat datang.

Di dalamnya terdapat pengingat akan nikmat-nikmat masa lalu sebagai bukti pemeliharaan Allah yang terus berlanjut. Surah ini juga mengajarkan etika bersyukur dengan cara peduli kepada mereka yang lemah, seperti anak yatim dan orang yang meminta-minta, serta selalu menyebut nikmat Allah.

Konteks Turunnya

Surah ini diturunkan setelah masa kekosongan wahyu yang membuat Nabi Muhammad merasa sedih dan khawatir Allah membencinya. Kaum musyrikin bahkan mengejek bahwa Tuhan telah meninggalkannya. Surah ini hadir sebagai pelipur lara dan penegasan cinta Allah kepada beliau.

Tujuan / Maqasid (5)
  • Menegaskan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang beriman dalam kesulitan.
  • Mengingatkan manusia akan nikmat dan pemeliharaan Allah sejak masa lalu.
  • Memberikan kabar gembira bahwa kehidupan akhirat jauh lebih baik daripada dunia.
  • Memerintahkan umat Islam untuk menyayangi anak yatim dan tidak menghardik peminta-minta.
  • Mengajak setiap mukmin untuk selalu mensyukuri dan menyebut-nyebut nikmat Allah.
Hikmah Utama (4)
  • Saat merasa terpuruk, ingatlah kebaikan Allah di masa lalu untuk menumbuhkan kembali harapan.
  • Masa depan atau kehidupan akhirat selalu menyimpan kebaikan yang lebih besar bagi orang yang bersabar.
  • Bentuk syukur terbaik atas nikmat Allah adalah dengan berbagi dan berbuat baik kepada sesama yang membutuhkan.
  • Jangan pernah merendahkan orang yang meminta bantuan, karena itu adalah ujian bagi kelembutan hati kita.
Munasabah

Surah sebelumnya, Al-Lail, membahas tentang orang yang bertakwa dan dijanjikan kemudahan. Ad-Duha membuktikan janji tersebut dengan memberikan ketenangan kepada Nabi. Surah setelahnya, As-Syarh, melanjutkan tema penghiburan ini dengan merinci kelapangan dada dan kemudahan setelah kesulitan.

Kaitan Sehari-Hari
  • Situasi Merasa doa tidak kunjung dijawab dan merasa ditinggalkan.

    Pesan surah Allah tidak meninggalkanmu, Dia hanya mengatur waktu terbaik untuk mengabulkannya.

    Langkah kecil Tulis tiga nikmat yang pernah Allah berikan di masa lalu untuk menguatkan hati.

  • Situasi Mengalami kegagalan dalam karir atau studi yang membuat putus asa.

    Pesan surah Akhirat dan masa depan yang Allah siapkan jauh lebih baik dari kesulitan saat ini.

    Langkah kecil Lakukan evaluasi diri dengan tenang dan perbanyak istigfar.

  • Situasi Bertemu orang yang meminta bantuan di jalan atau di tempat kerja.

    Pesan surah Jangan menghardik, berikan bantuan semampunya atau tolak dengan kata yang baik.

    Langkah kecil Siapkan uang kecil untuk disedekahkan hari ini dengan niat syukur.

Amalan dari Maqasid

Syukur Aktif

Mensyukuri nikmat Allah bukan hanya di dalam hati, tetapi dibuktikan dengan tindakan nyata membantu orang lain. Surah ini mengajarkan bahwa mengingat nikmat harus diiringi dengan kepedulian sosial.

Cara praktis Berikan sedekah atau makanan kepada anak yatim atau orang yang membutuhkan di sekitar Anda hari ini.

Tantangan Hari Ini

Hari ini, sebutkan satu nikmat besar yang baru Anda sadari dan bagikan sedikit rezeki kepada orang yang membutuhkan.

Ayat Kunci (3)
  • Ayat 3 Menegaskan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan dan tidak membenci hamba-Nya yang beriman.
  • Ayat 5 Janji pemberian Allah yang pasti akan membuat hati hamba-Nya rida dan puas.
  • Ayat 11 Perintah utama untuk selalu menyebut dan menampakkan rasa syukur atas nikmat Allah.

Ad-Duha · 1
﴿ 1 ﴾

وَالضُّحٰىۙ

Waḍ-ḍuḥā.

Demi waktu duha

Ad-Duha · 2
﴿ 2 ﴾

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

Wal-laili iżā sajā.

dan demi waktu malam apabila telah sunyi,

Ad-Duha · 3
﴿ 3 ﴾

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ

Mā wadda‘aka rabbuka wa mā qalā.

Tuhanmu (Nabi Muhammad) tidak meninggalkan dan tidak (pula) membencimu.

Ad-Duha · 4
﴿ 4 ﴾

وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ

Wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ūlā.

Sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia).

Ad-Duha · 5
﴿ 5 ﴾

وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰىۗ

Wa lasaufa yu‘ṭīka rabbuka fa tarḍā.

Sungguh, kelak (di akhirat nanti) Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu sehingga engkau rida.

Ad-Duha · 6
﴿ 6 ﴾

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

Alam yajidka yatīman fa āwā.

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(-mu);

Ad-Duha · 7
﴿ 7 ﴾

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ

Wa wajadaka ḍāllan fa hadā.

mendapatimu sebagai seorang yang tidak tahu (tentang syariat), lalu Dia memberimu petunjuk (wahyu);

Ad-Duha · 8
﴿ 8 ﴾

وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ

Wa wajadaka ‘ā'ilan fa agnā.

dan mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberimu kecukupan?

Ad-Duha · 9
﴿ 9 ﴾

فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْۗ

Fa ammal-yatīma falā taqhar.

Terhadap anak yatim, janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

Ad-Duha · 10
﴿ 10 ﴾

وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ

Wa ammas-sā'ila falā tanhar.

Terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik.

Ad-Duha · 11
﴿ 11 ﴾

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ ࣖ

Wa ammā bini‘mati rabbika fa ḥaddiṡ.

Terhadap nikmat Tuhanmu, nyatakanlah (dengan bersyukur).

Langkah Tadabbur

  1. 1
    Bacaan
    +10 XP
  2. 2
    Kosakata
    +20 XP
  3. 3
    Asbab an-Nuzul
    +10 XP
  4. 4
    Tafsir
    +15 XP
  5. 5
    Munasabah
    +10 XP
  6. 6
    Kuis
    +30 XP
  7. 7
    Renungan
    +25 XP
  8. 8
    Amalan
    +15 XP
  9. 9
    Hafalan
    +20 XP
Eksplorasi lanjutan

Setelah Hari 23, lanjutkan tema Surat Ad-Duha