← Kembali ke pelajaran
Hari 80 Langkah 1 / 9 +10 XP

Bacaan

Baca pelan. Tap setiap kata untuk lihat arti per-kata. Resapi makna sebelum lanjut.

Panduan warna Tajwid
  • Ghunnah (dengung)
  • Qalqalah (pantulan)
  • Ikhfa' (samar)
  • Ikhfa' Syafawi
  • Iqlab (pembalikan)
  • Idgham Bighunnah
  • Idgham Bilaghunnah
  • Idgham Syafawi
  • Idgham Mutajanisain / Mutaqaribain
  • Mad Thabi'i (2 harakat)
  • Mad Jaiz (2/4/6 harakat)
  • Mad Wajib Muttasil (4-5)
  • Mad Lazim (6 harakat)
  • Hamzah Wasl / huruf tak dibaca / Lam Syamsiyah

Pewarnaan tajwid bersumber dari mushaf berwarna standar (alquran.cloud / KFGQPC).

Az-Zukhruf · 1
﴿ 1 ﴾

حمٓ

حمٓ
hha-meem
Ha Mim

Ḥā mīm.

Ḥā Mīm.

Az-Zukhruf · 2
﴿ 2 ﴾

وَٱلْكِتَـٰبِ ٱلْمُبِينِ

وَٱلْكِتَـٰبِ
wal-kitābi
Demi Kitab
ٱلْمُبِينِ
l-mubīni
yang jelas

Wal-kitābil-mubīn(i).

Demi Kitab (Al-Qur’an) yang jelas,

Az-Zukhruf · 3
﴿ 3 ﴾

إِنَّا جَعَلْنَـٰهُ قُرْءَٲنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
جَعَلْنَـٰهُ
jaʿalnāhu
telah menjadikannya
قُرْءَٰنًا
qur'ānan
sebuah Quran
عَرَبِيًّۭا
ʿarabiyyan
Arab
لَّعَلَّكُمْ
laʿallakum
agar kamu
تَعْقِلُونَ
taʿqilūna
memahami

Innā ja‘alnāhu qur'ānan ‘arabiyyal la‘allakum ta‘qilūn(a).

sesungguhnya Kami menjadikannya sebagai Al-Qur’an yang berbahasa Arab agar kamu mengerti

Az-Zukhruf · 4
﴿ 4 ﴾

وَإِنَّهُۥ فِىٓ أُمِّ ٱلْكِتَـٰبِ لَدَيْنَا لَعَلِىٌّ حَكِيمٌ

وَإِنَّهُۥ
wa-innahu
Dan sesungguhnya dia
فِىٓ
adalah di
أُمِّ
ummi
Ibu
ٱلْكِتَـٰبِ
l-kitābi
Kitab
لَدَيْنَا
ladaynā
di sisi Kami
لَعَلِىٌّ
laʿaliyyun
sungguh Maha Tinggi
حَكِيمٌ
ḥakīmun
penuh hikmah

Wa innahū fī ummil-kitābi ladainā la‘aliyyun ḥakīm(un).

dan sesungguhnya (Al-Qur’an) itu berada di dalam Ummul Kitāb (Lauhulmahfuz) di sisi Kami, benar-benar (bernilai) tinggi, dan penuh hikmah.

Az-Zukhruf · 5
﴿ 5 ﴾

أَفَنَضْرِبُ عَنكُمُ ٱلذِّكْرَ صَفْحًا أَن كُنتُمْ قَوْمًا مُّسْرِفِينَ

أَفَنَضْرِبُ
afanaḍribu
Maka apakah Kami akan mengambil
عَنكُمُ
ʿankumu
dari kalian
ٱلذِّكْرَ
l-dhik'ra
peringatan
صَفْحًا
ṣafḥan
mengabaikan
أَن
an
karena
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
قَوْمًۭا
qawman
suatu kaum
مُّسْرِفِينَ
mus'rifīna
melampaui batas

Afa naḍribu ‘ankumuż-żikra ṣafḥan an kuntum qaumam musrifīn(a).

Apakah Kami akan menahan (turunnya) Al-Qur’an dan mengabaikanmu (hanya) karena kamu kaum yang melampaui batas?

Az-Zukhruf · 6
﴿ 6 ﴾

وَكَمْ أَرْسَلْنَا مِن نَّبِىٍّ فِى ٱلْأَوَّلِينَ

وَكَمْ
wakam
Dan berapa banyak
أَرْسَلْنَا
arsalnā
Kami mengutus
مِن
min
dari
نَّبِىٍّۢ
nabiyyin
seorang Nabi
فِى
di
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
orang-orang terdahulu

Wa kam arsalnā min nabiyyin fil-awwalīn(a).

Betapa banyak nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu.

Az-Zukhruf · 7
﴿ 7 ﴾

وَمَا يَأْتِيهِم مِّن نَّبِىٍّ إِلَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

وَمَا
wamā
Dan tidak
يَأْتِيهِم
yatīhim
datang kepada mereka
مِّن
min
seorang Nabi
نَّبِىٍّ
nabiyyin
seorang Nabi
إِلَّا
illā
melainkan
كَانُوا۟
kānū
mereka dahulu
بِهِۦ
bihi
mengolok-oloknya
يَسْتَهْزِءُونَ
yastahziūna
mengolok-oloknya

Wa mā ya'tīhim min nabiyyin illā kānū bihī yastahzi'ūn(a).

Setiap kali seorang nabi datang kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.

Az-Zukhruf · 8
﴿ 8 ﴾

فَأَهْلَكْنَآ أَشَدَّ مِنْهُم بَطْشًا وَمَضَىٰ مَثَلُ ٱلْأَوَّلِينَ

فَأَهْلَكْنَآ
fa-ahlaknā
Maka Kami hancurkan
أَشَدَّ
ashadda
lebih kuat
مِنْهُم
min'hum
daripada mereka
بَطْشًۭا
baṭshan
kekuatan
وَمَضَىٰ
wamaḍā
dan telah berlalu
مَثَلُ
mathalu
contoh
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
orang-orang terdahulu

Fa ahlaknā asyadda minhum baṭsyaw wa maḍā maṡalul-awwalīn(a).

Oleh karena itu, Kami membinasakan orang-orang yang lebih kuat dari mereka (kaum musyrik Quraisy) dan telah berlalu contoh (kehancuran) umat-umat terdahulu.