← Daftar Pelajaran
Hari 80 · Az-Zukhruf · Ayat 1–8

Al-Quran dalam bahasa Arab (Az-Zukhruf)

Al-Quran dalam bahasa Arab yang jelas; kisah Ibrahim menolak berhala; Isa bukan tuhan.

Niat Hari 80 · Az-Zukhruf ayat 1–8

Tetapkan niat sebelum mulai

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”

(HR. Bukhari & Muslim)

Du'a sebelum membaca Al-Quran:

رَّبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Rabbi zidni ‘ilma

Wahai Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku. (QS. Taha: 114)

Pilih niat hari ini:

Maqasid Surah Az-Zukhruf الزخرف
Perhiasan · Makkiyyah · 89 ayat

Tema sentral

Surah Az-Zukhruf menegaskan keesaan Allah, kenabian Muhammad, dan kebenaran hari kebangkitan. Surah ini membantah argumen kaum musyrik Makkah yang menolak tauhid dan risalah, serta menyoroti kesombongan mereka dalam menuntut bukti-bukti materiil sambil mengabaikan tanda-tanda kebesaran Allah yang jelas di alam semesta dan wahyu.

Maqasid (tujuan surah)

  • Menjelaskan keesaan Allah dan menolak penyekutuan-Nya dengan tuhan lain.

Ayat kunci

Tujuan & Pesan Inti

Maqasid Surah, Az-Zukhruf

Surah ini menegaskan bahwa kemewahan duniawi bukanlah ukuran kemuliaan, melainkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah.

Tema Sentral

Surah Az-Zukhruf berpusat pada hakikat nilai kehidupan manusia di mata Allah. Banyak manusia sering kali tertipu oleh gemerlap perhiasan dunia (zukhruf) dan kekayaan material, sehingga menganggapnya sebagai tanda kasih sayang Tuhan. Padahal, Allah membagikan rezeki duniawi kepada siapa saja, baik yang beriman maupun yang ingkar, sebagai bentuk ujian.

Kemuliaan sejati tidak diukur dari seberapa banyak harta yang dimiliki, melainkan dari ketakwaan dan keteguhan memegang wahyu Allah. Surah ini juga membantah kesyirikan kaum musyrikin Mekah yang menganggap malaikat sebagai anak perempuan Allah dan menolak kerasulan Nabi Muhammad hanya karena beliau bukan dari golongan hartawan.

Konteks Turunnya

Surah ini diturunkan di fase pertengahan periode Mekah ketika penolakan kaum musyrikin semakin mengeras. Mereka menolak ajaran Islam dengan alasan bahwa Nabi Muhammad bukanlah tokoh kaya raya dari dua kota besar. Surah ini hadir untuk menghibur Nabi dan menegaskan bahwa risalah kenabian adalah murni hak prerogatif Allah.

Tujuan / Maqasid (5)
  • Menegaskan bahwa Al-Quran adalah kitab yang mulia dan penuh hikmah dari sisi Allah.
  • Membantah keyakinan musyrikin yang menyandarkan sifat-sifat tidak pantas kepada Allah, seperti memiliki anak.
  • Mengingatkan manusia bahwa kekayaan dan perhiasan dunia hanyalah kesenangan sementara yang tidak menentukan kedudukan di akhirat.
  • Mengajak umat manusia untuk meneladani ketauhidan Nabi Ibrahim yang berlepas diri dari kesyirikan kaumnya.
  • Menjelaskan bahwa persahabatan yang dibangun atas dasar selain ketakwaan akan berubah menjadi permusuhan di hari kiamat.
Hikmah Utama (4)
  • Jangan pernah menilai kesuksesan atau kemuliaan seseorang dari harta benda dan jabatannya, karena kemuliaan sejati hanya ada pada ketakwaan hati.
  • Syukuri setiap fasilitas duniawi seperti kendaraan dan teknologi dengan mengingat Allah yang menundukkannya untuk kita.
  • Pilihlah teman dan lingkungan yang baik, karena persahabatan yang tidak didasari iman akan membawa penyesalan di akhirat.
  • Jadikan Al-Quran sebagai pegangan utama saat menghadapi kebingungan atau tekanan dari nilai-nilai materialistis masyarakat.
Munasabah

Surah Az-Zukhruf melanjutkan tema Surah Ash-Shura sebelumnya yang membahas tentang turunnya wahyu dan penetapan syariat. Kemudian, surah ini dilanjutkan oleh Surah Ad-Dukhan yang memberikan peringatan keras tentang azab bagi mereka yang tetap menolak wahyu setelah kebenaran dijelaskan. Ketiganya tergabung dalam kelompok surah Hawamim yang diawali dengan huruf Muqatta'at Ha Mim.

Kaitan Sehari-Hari
  • Situasi Merasa rendah diri karena melihat teman-teman sebaya lebih sukses secara finansial dan sering pamer kemewahan.

    Pesan surah Perhiasan dunia dibagikan Allah kepada siapa saja dan bukan tanda kemuliaan, yang terpenting adalah ketakwaan.

    Langkah kecil Berhenti membandingkan diri di media sosial hari ini dan fokus mensyukuri nikmat kesehatan yang dimiliki.

  • Situasi Naik kendaraan untuk berangkat kerja atau bepergian jauh.

    Pesan surah Allah yang menundukkan sarana transportasi untuk manusia agar kita bisa bepergian dengan mudah.

    Langkah kecil Membaca doa naik kendaraan sebelum menyalakan mesin atau memulai perjalanan.

  • Situasi Terjebak dalam pergaulan yang sering mengajak pada hal-hal yang melalaikan ibadah.

    Pesan surah Teman akrab di dunia bisa menjadi musuh bebuyutan di akhirat jika persahabatannya tidak didasari ketakwaan.

    Langkah kecil Menolak dengan halus satu ajakan yang kurang bermanfaat dan menggantinya dengan hadir ke majelis ilmu.

Amalan dari Maqasid

Doa Berkendara dan Syukur Fasilitas

Surah ini mengingatkan kita bahwa segala kemudahan teknologi dan transportasi adalah karunia Allah yang ditundukkan untuk manusia. Tanpa izin-Nya, kita tidak akan mampu mengendalikannya.

Cara praktis Biasakan membaca doa naik kendaraan setiap kali masuk ke dalam mobil, motor, atau transportasi umum.

Tantangan Hari Ini

Hari ini, ucapkan doa naik kendaraan saat bepergian dan kurangi melihat media sosial agar tidak tergiur kemewahan orang lain.

Ayat Kunci (3)
  • Ayat 13 Mengajarkan adab bersyukur saat menggunakan fasilitas duniawi seperti kendaraan.
  • Ayat 35 Menegaskan bahwa kemewahan dunia hanyalah kesenangan sementara dan akhirat jauh lebih baik.
  • Ayat 67 Mengingatkan pentingnya memilih teman yang saleh karena persahabatan tanpa iman akan menjadi permusuhan kelak.

Az-Zukhruf · 1
﴿ 1 ﴾

حٰمۤ ۚ

Ḥā mīm.

Ḥā Mīm.

Az-Zukhruf · 2
﴿ 2 ﴾

وَالْكِتٰبِ الْمُبِيْنِ ۙ

Wal-kitābil-mubīn(i).

Demi Kitab (Al-Qur’an) yang jelas,

Az-Zukhruf · 3
﴿ 3 ﴾

اِنَّا جَعَلْنٰهُ قُرْاٰنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَۚ

Innā ja‘alnāhu qur'ānan ‘arabiyyal la‘allakum ta‘qilūn(a).

sesungguhnya Kami menjadikannya sebagai Al-Qur’an yang berbahasa Arab agar kamu mengerti

Az-Zukhruf · 4
﴿ 4 ﴾

وَاِنَّهٗ فِيْٓ اُمِّ الْكِتٰبِ لَدَيْنَا لَعَلِيٌّ حَكِيْمٌ ۗ

Wa innahū fī ummil-kitābi ladainā la‘aliyyun ḥakīm(un).

dan sesungguhnya (Al-Qur’an) itu berada di dalam Ummul Kitāb (Lauhulmahfuz) di sisi Kami, benar-benar (bernilai) tinggi, dan penuh hikmah.

Az-Zukhruf · 5
﴿ 5 ﴾

اَفَنَضْرِبُ عَنْكُمُ الذِّكْرَ صَفْحًا اَنْ كُنْتُمْ قَوْمًا مُّسْرِفِيْنَ

Afa naḍribu ‘ankumuż-żikra ṣafḥan an kuntum qaumam musrifīn(a).

Apakah Kami akan menahan (turunnya) Al-Qur’an dan mengabaikanmu (hanya) karena kamu kaum yang melampaui batas?

Az-Zukhruf · 6
﴿ 6 ﴾

وَكَمْ اَرْسَلْنَا مِنْ نَّبِيٍّ فِى الْاَوَّلِيْنَ

Wa kam arsalnā min nabiyyin fil-awwalīn(a).

Betapa banyak nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu.

Az-Zukhruf · 7
﴿ 7 ﴾

وَمَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ نَّبِيٍّ اِلَّا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ

Wa mā ya'tīhim min nabiyyin illā kānū bihī yastahzi'ūn(a).

Setiap kali seorang nabi datang kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.

Az-Zukhruf · 8
﴿ 8 ﴾

فَاَهْلَكْنَآ اَشَدَّ مِنْهُمْ بَطْشًا وَّمَضٰى مَثَلُ الْاَوَّلِيْنَ

Fa ahlaknā asyadda minhum baṭsyaw wa maḍā maṡalul-awwalīn(a).

Oleh karena itu, Kami membinasakan orang-orang yang lebih kuat dari mereka (kaum musyrik Quraisy) dan telah berlalu contoh (kehancuran) umat-umat terdahulu.

Langkah Tadabbur

  1. 1
    Bacaan
    +10 XP
  2. 2
    Kosakata
    +20 XP
  3. 3
    Asbab an-Nuzul
    +10 XP
  4. 4
    Tafsir
    +15 XP
  5. 5
    Munasabah
    +10 XP
  6. 6
    Kuis
    +30 XP
  7. 7
    Renungan
    +25 XP
  8. 8
    Amalan
    +15 XP
  9. 9
    Hafalan
    +20 XP
Eksplorasi lanjutan

Setelah Hari 80, lanjutkan tema Surat Az-Zukhruf