Surah Al-Qamar adalah surah Makkiyah yang sangat kuat dalam memberikan peringatan tentang Hari Kiamat dan kebenaran risalah Nabi Muhammad ﷺ. Surah ini dibuka dengan mukjizat terbelahnya bulan, sebuah tanda kenabian yang disaksikan langsung oleh kaum musyrik Makkah, namun mereka berpaling. Ini menjadi jembatan naratif dari surah sebelumnya, Adh-Dhariyat, yang juga menekankan tentang Hari Kiamat dan balasan bagi orang-orang yang mendustakan. Al-Qamar kemudian menyoroti nasib umat-umat terdahulu, kaum Nuh, Ad, Tsamud, Luth, dan Fir'aun, yang mendustakan rasul-rasNya, sebagai cerminan dan peringatan bagi kaum Quraisy. Pengulangan frasa "فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ" (Maka betapa dahsyatnya azab dan peringatan-Ku!) sebanyak empat kali, serta "وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ" (Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan Al-Qur’an sebagai pelajaran. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran?) juga empat kali, menggarisbawahi tema sentral surah: peringatan yang dahsyat dan kemudahan Al-Qur'an sebagai sumber pelajaran. Ini menghubungkan ayat-ayat dalam surah secara internal, dari ancaman Hari Kiamat dan penolakan mukjizat, hingga kisah-kisah umat terdahulu sebagai bukti nyata dari azab Allah, dan diakhiri dengan penekanan pada Al-Qur'an sebagai petunjuk yang mudah diakses.
Hari 91 Langkah 5 / 9 +10 XP