← Kembali ke pelajaran
Hari 53 Langkah 1 / 9 +10 XP

Bacaan

Baca pelan. Tap setiap kata untuk lihat arti per-kata. Resapi makna sebelum lanjut.

Panduan warna Tajwid
  • Ghunnah (dengung)
  • Qalqalah (pantulan)
  • Ikhfa' (samar)
  • Ikhfa' Syafawi
  • Iqlab (pembalikan)
  • Idgham Bighunnah
  • Idgham Bilaghunnah
  • Idgham Syafawi
  • Idgham Mutajanisain / Mutaqaribain
  • Mad Thabi'i (2 harakat)
  • Mad Jaiz (2/4/6 harakat)
  • Mad Wajib Muttasil (4-5)
  • Mad Lazim (6 harakat)
  • Hamzah Wasl / huruf tak dibaca / Lam Syamsiyah

Pewarnaan tajwid bersumber dari mushaf berwarna standar (alquran.cloud / KFGQPC).

An-Nahl · 1
﴿ 1 ﴾

أَتَىٰٓ أَمْرُ ٱللَّهِ فَلَا تَسْتَعْجِلُوهُ‌ۚ سُبْحَـٰنَهُۥ وَتَعَـٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

أَتَىٰٓ
atā
Akan datang
أَمْرُ
amru
perintah Allah
ٱللَّهِ
l-lahi
perintah Allah
فَلَا
falā
maka jangan
تَسْتَعْجِلُوهُ ۚ
tastaʿjilūhu
tidak sabar untuk itu
سُبْحَـٰنَهُۥ
sub'ḥānahu
Maha Suci Dia
وَتَعَـٰلَىٰ
wataʿālā
dan Maha Tinggi Dia
عَمَّا
ʿammā
dari apa yang
يُشْرِكُونَ
yush'rikūna
mereka menyekutukan

Atā amrullāhi falā tasta‘jilūh(u), subḥānahū wa ta‘ālā ‘ammā yusyrikūn(a).

Ketetapan Allah pasti datang. Maka, janganlah kamu meminta agar dipercepat (kedatangan)-nya. Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.

An-Nahl · 2
﴿ 2 ﴾

يُنَزِّلُ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ بِٱلرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِۦ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦٓ أَنْ أَنذِرُوٓاْ أَنَّهُۥ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنَا۟ فَٱتَّقُونِ

يُنَزِّلُ
yunazzilu
Dia menurunkan
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ
l-malāikata
para Malaikat
بِٱلرُّوحِ
bil-rūḥi
dengan wahyu
مِنْ
min
dari
أَمْرِهِۦ
amrihi
perintah-Nya
عَلَىٰ
ʿalā
atas
مَن
man
siapa
يَشَآءُ
yashāu
Dia menghendaki
مِنْ
min
dari
عِبَادِهِۦٓ
ʿibādihi
hamba-hamba-Nya
أَنْ
an
bahwa
أَنذِرُوٓا۟
andhirū
peringatkanlah
أَنَّهُۥ
annahu
bahwa Dia
لَآ
tidak ada
إِلَـٰهَ
ilāha
Tuhan
إِلَّآ
illā
kecuali
أَنَا۠
anā
Aku
فَٱتَّقُونِ
fa-ittaqūni
maka takutlah kepada-Ku

Yunazzilul-malā'ikata bir-rūḥi min amrihī ‘alā may yasyā'u min ‘ibādihī an anżirū annahū lā ilāha illā ana fattaqūn(i).

Dia menurunkan para malaikat membawa wahyu atas perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu (dengan berfirman), “Peringatkanlah (hamba-hamba-Ku) bahwa tidak ada tuhan selain Aku. Maka, bertakwalah kepada-Ku.”

An-Nahl · 3
﴿ 3 ﴾

خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ‌ۚ تَعَـٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

خَلَقَ
khalaqa
Dia menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
بِٱلْحَقِّ ۚ
bil-ḥaqi
dengan kebenaran
تَعَـٰلَىٰ
taʿālā
Maha Suci Dia
عَمَّا
ʿammā
dari apa yang
يُشْرِكُونَ
yush'rikūna
mereka menyekutukan

Khalaqas-samāwāti wal-arḍa bil-ḥaqq(i), ta‘ālā ‘ammā yusyrikūn(a).

Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.

An-Nahl · 4
﴿ 4 ﴾

خَلَقَ ٱلْإِنسَـٰنَ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ

خَلَقَ
khalaqa
Dia menciptakan
ٱلْإِنسَـٰنَ
l-insāna
manusia
مِن
min
dari
نُّطْفَةٍۢ
nuṭ'fatin
setetes mani
فَإِذَا
fa-idhā
maka seketika itu
هُوَ
huwa
dia
خَصِيمٌۭ
khaṣīmun
adalah penentang
مُّبِينٌۭ
mubīnun
jelas

Khalaqal-insāna min nuṭfatin fa iżā huwa khaṣīmum mubīn(un).

Dia telah menciptakan manusia dari mani, lalu ternyata dia menjadi pembantah yang nyata.

An-Nahl · 5
﴿ 5 ﴾

وَٱلْأَنْعَـٰمَ خَلَقَهَا‌ۗ لَكُمْ فِيهَا دِفْءٌ وَمَنَـٰفِعُ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ

وَٱلْأَنْعَـٰمَ
wal-anʿāma
dan hewan ternak
خَلَقَهَا ۗ
khalaqahā
Dia menciptakannya
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
فِيهَا
fīhā
di dalamnya
دِفْءٌۭ
dif'on
(adalah) kehangatan
وَمَنَـٰفِعُ
wamanāfiʿu
dan manfaat
وَمِنْهَا
wamin'hā
dan dari mereka
تَأْكُلُونَ
takulūna
kamu makan

Wal-an‘āma khalaqahā lakum fīhā dif'uw wa manāfi‘u wa minhā ta'kulūn(a).

Dia telah menciptakan hewan ternak untukmu. Padanya (hewan ternak itu) ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, serta sebagian (daging)-nya kamu makan.

An-Nahl · 6
﴿ 6 ﴾

وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ حِينَ تُرِيحُونَ وَحِينَ تَسْرَحُونَ

وَلَكُمْ
walakum
Dan bagi kalian
فِيهَا
fīhā
di dalamnya
جَمَالٌ
jamālun
keindahan
حِينَ
ḥīna
ketika
تُرِيحُونَ
turīḥūna
kalian mengistirahatkan
وَحِينَ
waḥīna
dan ketika
تَسْرَحُونَ
tasraḥūna
kalian menggembalakan

Wa lakum fīhā jamālun ḥīna turīḥūna wa ḥīna tasraḥūn(a).

Kamu memperoleh keindahan padanya ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika melepaskannya (ke tempat penggembalaan).

An-Nahl · 7
﴿ 7 ﴾

وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ إِلَىٰ بَلَدٍ لَّمْ تَكُونُواْ بَـٰلِغِيهِ إِلَّا بِشِقِّ ٱلْأَنفُسِ‌ۚ إِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ

وَتَحْمِلُ
wataḥmilu
Dan mereka membawa
أَثْقَالَكُمْ
athqālakum
bebanmu
إِلَىٰ
ilā
kepada
بَلَدٍۢ
baladin
suatu negeri
لَّمْ
lam
tidak
تَكُونُوا۟
takūnū
kamu bisa
بَـٰلِغِيهِ
bālighīhi
mencapainya
إِلَّا
illā
kecuali
بِشِقِّ
bishiqqi
dengan kesulitan besar
ٱلْأَنفُسِ ۚ
l-anfusi
diri kalian
إِنَّ
inna
Sesungguhnya
رَبَّكُمْ
rabbakum
Tuhanmu
لَرَءُوفٌۭ
laraūfun
sungguh Maha Penyayang
رَّحِيمٌۭ
raḥīmun
Maha Penyayang

Wa taḥmilu aṡqālakum ilā baladil lam takūnū bāligīhi illā bisyiqqil-anfus(i), inna rabbakum lara'ūfur raḥīm(un).

Ia mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

An-Nahl · 8
﴿ 8 ﴾

وَٱلْخَيْلَ وَٱلْبِغَالَ وَٱلْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً‌ۚ وَيَخْلُقُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

وَٱلْخَيْلَ
wal-khayla
Dan kuda-kuda
وَٱلْبِغَالَ
wal-bighāla
dan bagal
وَٱلْحَمِيرَ
wal-ḥamīra
dan keledai
لِتَرْكَبُوهَا
litarkabūhā
agar kamu menungganginya
وَزِينَةًۭ ۚ
wazīnatan
dan (sebagai) perhiasan
وَيَخْلُقُ
wayakhluqu
Dan Dia menciptakan
مَا
apa
لَا
tidak
تَعْلَمُونَ
taʿlamūna
kamu mengetahui

Wal-khaila wal-bigāla wal-ḥamīra litarkabūhā wa zīnah(tan), wa yakhluqu mā lā ta‘lamūn(a).

(Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai untuk kamu tunggangi dan (menjadi) perhiasan. Allah menciptakan apa yang tidak kamu ketahui.

An-Nahl · 9
﴿ 9 ﴾

وَعَلَى ٱللَّهِ قَصْدُ ٱلسَّبِيلِ وَمِنْهَا جَآئِرٌ‌ۚ وَلَوْ شَآءَ لَهَدَٮٰكُمْ أَجْمَعِينَ

وَعَلَى
waʿalā
Dan atas
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
قَصْدُ
qaṣdu
adalah arah
ٱلسَّبِيلِ
l-sabīli
jalan
وَمِنْهَا
wamin'hā
dan di antara mereka
جَآئِرٌۭ ۚ
jāirun
bengkok
وَلَوْ
walaw
Dan jika
شَآءَ
shāa
Dia menghendaki
لَهَدَىٰكُمْ
lahadākum
sungguh Dia akan memberi petunjuk kepadamu
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semuanya

Wa ‘alallāhi qaṣdus-sabīli wa minhā jā'ir(un), wa lau syā'a lahadākum ajma‘īn(a).

Allahlah yang menerangkan jalan yang lurus dan di antaranya ada (jalan) yang menyimpang. Jika Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kamu semua (ke jalan yang benar).