قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۙ
Qad aflaḥal-mu'minūn(a).
Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin.
Sepuluh sifat mukmin yang beruntung: khusyu', zakat, menjaga amanah dan shalat.
Surah Makkiyyah ini, Al-Mu'minun (Orang-Orang Mukmin), berpusat pada konsep falah (keberuntungan hakiki). Surah ini dibuka dengan menetapkan karakteristik definitif orang beriman yang akan meraih kemenangan, mulai dari kekhusyukan dalam salat hingga pemeliharaan amanah, dan menegaskan bahwa sifat-sifat inilah yang menjamin warisan surga Firdaus. Tema ini diperkuat dengan menyajikan bukti keesaan Allah (Tawhid) dan Hari Kebangkitan melalui tanda-tanda di alam semesta, penciptaan manusia, dan sejarah para nabi yang konsisten. Surah ini secara sistematis mengontraskan jalan orang beriman dengan kesia-siaan dan penyesalan orang kafir, menyimpulkan bahwa keberuntungan sejati hanya dapat diraih melalui iman yang tulus dan amal saleh.
Menjelaskan sifat-sifat orang mukmin yang beruntung dan kepastian datangnya hari kebangkitan serta pembalasan amal.
Surah ini berfokus pada pilar-pilar keimanan yang membawa seseorang pada kesuksesan sejati (falah). Allah merinci sifat-sifat mulia orang mukmin, seperti khusyuk dalam salat, menjauhi hal sia-sia, menunaikan zakat, dan menjaga kehormatan. Sifat-sifat ini adalah cerminan dari tauhid yang mengakar kuat di dalam hati.
Selain itu, surah ini memaparkan bukti-bukti kekuasaan Allah melalui penciptaan manusia, alam semesta, dan kisah para nabi terdahulu. Hal ini bertujuan untuk membantah keraguan kaum musyrikin terhadap hari kebangkitan, sekaligus menegaskan bahwa kehidupan dunia hanyalah ujian sementara sebelum kembali kepada-Nya.
Surah ini diturunkan di Makkah ketika penolakan kaum musyrikin terhadap dakwah Nabi Muhammad semakin mengeras. Umat Islam saat itu membutuhkan penguatan mental dan panduan karakter untuk bertahan di tengah penindasan. Surah ini hadir untuk meneguhkan hati mereka bahwa kemenangan sejati milik orang-orang yang beriman.
Surah Al-Hajj sebelumnya diakhiri dengan perintah untuk rukuk, sujud, dan beribadah agar mencapai kemenangan. Surah Al-Mu'minun melanjutkannya dengan merinci sifat-sifat orang mukmin yang telah meraih kemenangan tersebut. Setelah itu, Surah An-Nur akan menetapkan hukum-hukum syariat untuk menjaga kehormatan yang menjadi salah satu sifat mukmin dalam surah ini.
Situasi Terlalu banyak menghabiskan waktu luang untuk hal yang tidak bermanfaat seperti melihat media sosial tanpa tujuan.
Pesan surah Orang mukmin yang beruntung adalah mereka yang meninggalkan perbuatan sia-sia.
Langkah kecil Batasi penggunaan media sosial hiburan maksimal satu jam hari ini.
Situasi Merasa salat hanya sekadar rutinitas fisik tanpa kehadiran hati.
Pesan surah Kunci keberuntungan pertama adalah khusyuk dalam salat.
Langkah kecil Berhenti beraktivitas lima menit sebelum azan untuk menyiapkan hati dan pikiran.
Situasi Menghadapi kesulitan hidup dan merasa lelah dengan ujian dunia.
Pesan surah Kehidupan dunia adalah ujian sementara, dan Allah selalu mengawasi serta memberi balasan di akhirat.
Langkah kecil Ucapkan alhamdulillah atas satu nikmat kecil yang masih dimiliki hari ini.
Surah ini menekankan bahwa meninggalkan hal yang tidak bermanfaat adalah ciri mukmin sejati, berdampingan dengan salat yang khusyuk. Menjaga lisan dan perbuatan dari kesia-siaan akan membersihkan hati.
Cara praktis Tahan diri dari ikut campur urusan orang lain atau berdebat kusir di grup obrolan hari ini.
Hari ini, perbaiki kualitas salat Anda dengan memahami arti bacaan rukuk dan sujud agar lebih khusyuk.
قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۙ
Qad aflaḥal-mu'minūn(a).
Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin.
الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ
Allażīna hum fī ṣalātihim khāsyi‘ūn(a).
(Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,
وَالَّذِيْنَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُوْنَ ۙ
Wal-lażīna hum anil-lagwi muriḍūn(a).
orang-orang yang meninggalkan (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,
وَالَّذِيْنَ هُمْ لِلزَّكٰوةِ فٰعِلُوْنَ ۙ
Wal-lażīna hum liz-zakāti fā‘ilūn(a).
orang-orang yang menunaikan zakat,
وَالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَ ۙ
Wal-lażīna hum lifurūjihim ḥāfiẓūn(a).
dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ
Illā ‘alā azwājihim au mā malakat aimānuhum fa innahum gairu malūmīn(a).
kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki. Sesungguhnya mereka tidak tercela (karena menggaulinya).
فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعَادُوْنَ ۚ
Famanibtagā warā'a żālika fa ulā'ika humul-‘ādūn(a).
Maka, siapa yang mencari (pelampiasan syahwat) selain itu, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ ۙ
Wal-lażīna hum li'amānātihim wa ‘ahdihim rā‘ūn(a).
(Sungguh beruntung pula) orang-orang yang memelihara amanat dan janji mereka
وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ ۘ
Wal-lażīna hum ‘alā ṣalawātihim yuḥāfiẓūn(a).
serta orang-orang yang memelihara salat mereka.
اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْوٰرِثُوْنَ ۙ
Ulā'ika humul-wāriṡūn(a).
Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi.
الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Allażīna yariṡūnal-firdaus(a), hum fīhā khālidūn(a).
(Yaitu) orang-orang yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
Telah menceritakan kepadaku [Thalq bin Ghannam] Telah menceritakan kepada kami [Zaidah] dari [Hisyam] dari [Bapaknya] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] dia be…
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Ar'arah] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Manshur] dari [Abu Wa`il] dari [Abdullah] ia berkata, N…
Dan telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] dan [Utsman bin Abu Syaibah] dan [Ishaq bin Ibrahim] -Ishaq- berkata, telah mengabarkan kepada kami -dua…
Kemenangan sejati bagi seorang mukmin bukanlah diukur dari pencapaian duniawi yang fana, melainkan dari keberhasilan meraih tempat kembali yang abadi. Di dal…
Allah Subhanahu wa Ta'ala menutup rangkaian sifat orang beriman dalam Al-Mu'minun ayat 10, Ulaa'ika humul waaritsun (Mereka itulah orang-orang yang akan mewa…
Dalam Surah Al-Mu'minun, Allah SWT memaparkan profil orang beriman yang berhak meraih keberuntungan hakiki. Setelah ayat-ayat awal menjelaskan kekhusyukan da…