← Kembali ke pelajaran
Hari 20 Langkah 1 / 9 +10 XP

Bacaan

Baca pelan. Tap setiap kata untuk lihat arti per-kata. Resapi makna sebelum lanjut.

Panduan warna Tajwid
  • Ghunnah (dengung)
  • Qalqalah (pantulan)
  • Ikhfa' (samar)
  • Ikhfa' Syafawi
  • Iqlab (pembalikan)
  • Idgham Bighunnah
  • Idgham Bilaghunnah
  • Idgham Syafawi
  • Idgham Mutajanisain / Mutaqaribain
  • Mad Thabi'i (2 harakat)
  • Mad Jaiz (2/4/6 harakat)
  • Mad Wajib Muttasil (4-5)
  • Mad Lazim (6 harakat)
  • Hamzah Wasl / huruf tak dibaca / Lam Syamsiyah

Pewarnaan tajwid bersumber dari mushaf berwarna standar (alquran.cloud / KFGQPC).

Al-'Alaq · 1
﴿ 1 ﴾

ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ

ٱقْرَأْ
iq'ra
Bacalah
بِٱسْمِ
bi-is'mi
dengan nama
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
ٱلَّذِى
alladhī
Yang
خَلَقَ
khalaqa
menciptakan

Iqra' bismi rabbikal-lażī khalaq(a).

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan!

Al-'Alaq · 2
﴿ 2 ﴾

خَلَقَ ٱلْإِنسَـٰنَ مِنْ عَلَقٍ

خَلَقَ
khalaqa
Dia menciptakan
ٱلْإِنسَـٰنَ
l-insāna
manusia
مِنْ
min
dari
عَلَقٍ
ʿalaqin
segumpal darah

Khalaqal-insāna min ‘alaq(in).

Dia menciptakan manusia dari segumpal darah.

Al-'Alaq · 3
﴿ 3 ﴾

ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ

ٱقْرَأْ
iq'ra
Bacalah
وَرَبُّكَ
warabbuka
dan Tuhanmu
ٱلْأَكْرَمُ
l-akramu
Yang Maha Pemurah

Iqra' wa rabbukal-akram(u).

Bacalah! Tuhanmulah Yang Maha Mulia,

Al-'Alaq · 4
﴿ 4 ﴾

ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَمِ

ٱلَّذِى
alladhī
Dia Yang
عَلَّمَ
ʿallama
mengajarkan
بِٱلْقَلَمِ
bil-qalami
dengan pena

Allażī ‘allama bil-qalam(i).

yang mengajar (manusia) dengan pena.

Al-'Alaq · 5
﴿ 5 ﴾

عَلَّمَ ٱلْإِنسَـٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

عَلَّمَ
ʿallama
mengajarkan
ٱلْإِنسَـٰنَ
l-insāna
manusia
مَا
apa
لَمْ
lam
tidak
يَعْلَمْ
yaʿlam
dia mengetahui

‘Allamal-insāna mā lam ya‘lam.

Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.

Al-'Alaq · 6
﴿ 6 ﴾

كَلَّآ إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لَيَطْغَىٰٓ

كَلَّآ
kallā
Sekali-kali tidak
إِنَّ
inna
Sesungguhnya
ٱلْإِنسَـٰنَ
l-insāna
manusia
لَيَطْغَىٰٓ
layaṭghā
pasti melampaui batas

Kallā innal-insāna layaṭgā.

Sekali-kali tidak! Sesungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas

Al-'Alaq · 7
﴿ 7 ﴾

أَن رَّءَاهُ ٱسْتَغْنَىٰٓ

أَن
an
Bahwa
رَّءَاهُ
raāhu
dia melihat dirinya
ٱسْتَغْنَىٰٓ
is'taghnā
merasa cukup

Ar ra'āhustagnā.

ketika melihat dirinya serba berkecukupan.

Al-'Alaq · 8
﴿ 8 ﴾

إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجْعَىٰٓ

إِنَّ
inna
Sesungguhnya
إِلَىٰ
ilā
kepada
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
ٱلرُّجْعَىٰٓ
l-ruj'ʿā
adalah kembali

Inna ilā rabbikar-ruj‘ā.

Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(-mu).

Al-'Alaq · 9
﴿ 9 ﴾

أَرَءَيْتَ ٱلَّذِى يَنْهَىٰ

أَرَءَيْتَ
ara-ayta
Tidakkah engkau melihat
ٱلَّذِى
alladhī
orang yang
يَنْهَىٰ
yanhā
melarang

Ara'aital-lażī yanhā.

Tahukah kamu tentang orang yang melarang

Al-'Alaq · 10
﴿ 10 ﴾

عَبْدًا إِذَا صَلَّىٰٓ

عَبْدًا
ʿabdan
Seorang hamba
إِذَا
idhā
apabila
صَلَّىٰٓ
ṣallā
dia shalat

‘Abdan iżā ṣallā.

seorang hamba ketika dia melaksanakan salat?

Al-'Alaq · 11
﴿ 11 ﴾

أَرَءَيْتَ إِن كَانَ عَلَى ٱلْهُدَىٰٓ

أَرَءَيْتَ
ara-ayta
Tidakkah engkau melihat
إِن
in
jika
كَانَ
kāna
dia adalah
عَلَى
ʿalā
atas
ٱلْهُدَىٰٓ
l-hudā
petunjuk

Ara'aita in kāna ‘alal-hudā.

Bagaimana pendapatmu kalau terbukti dia berada di dalam kebenaran

Al-'Alaq · 12
﴿ 12 ﴾

أَوْ أَمَرَ بِٱلتَّقْوَىٰٓ

أَوْ
aw
Atau
أَمَرَ
amara
dia memerintahkan
بِٱلتَّقْوَىٰٓ
bil-taqwā
tentang ketakwaan

Au amara bit-taqwā.

atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?

Al-'Alaq · 13
﴿ 13 ﴾

أَرَءَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰٓ

أَرَءَيْتَ
ara-ayta
Tidakkah engkau melihat
إِن
in
jika
كَذَّبَ
kadhaba
dia mendustakan
وَتَوَلَّىٰٓ
watawallā
dan berpaling

Ara'aita in każżaba wa tawallā.

Bagaimana pendapatmu kalau dia mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan)?

Al-'Alaq · 14
﴿ 14 ﴾

أَلَمْ يَعْلَم بِأَنَّ ٱللَّهَ يَرَىٰ

أَلَمْ
alam
tidakkah
يَعْلَم
yaʿlam
dia mengetahui
بِأَنَّ
bi-anna
bahwa
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
يَرَىٰ
yarā
melihat

Alam ya‘lam bi'annallāha yarā.

Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?

Al-'Alaq · 15
﴿ 15 ﴾

كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعَۢا بِٱلنَّاصِيَةِ

كَلَّا
kallā
Sekali-kali tidak
لَئِن
la-in
Jika
لَّمْ
lam
tidak
يَنتَهِ
yantahi
dia berhenti
لَنَسْفَعًۢا
lanasfaʿan
pasti Kami akan menyeretnya
بِٱلنَّاصِيَةِ
bil-nāṣiyati
dengan ubun-ubun

Kallā la'il lam yantah(i), lanasfa‘am bin-nāṣiyah(ti).

Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),

Al-'Alaq · 16
﴿ 16 ﴾

نَاصِيَةٍ كَـٰذِبَةٍ خَاطِئَةٍ

نَاصِيَةٍۢ
nāṣiyatin
Ubun-ubun
كَـٰذِبَةٍ
kādhibatin
dusta
خَاطِئَةٍۢ
khāṭi-atin
berdosa

Nāṣiyatin kāżibatin khāṭi'ah(tin).

(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan (kebenaran) dan durhaka.

Al-'Alaq · 17
﴿ 17 ﴾

فَلْيَدْعُ نَادِيَهُۥ

فَلْيَدْعُ
falyadʿu
Maka biarlah dia memanggil
نَادِيَهُۥ
nādiyahu
teman-temannya

Falyad‘u nādiyah(ū).

Biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya).

Al-'Alaq · 18
﴿ 18 ﴾

سَنَدْعُ ٱلزَّبَانِيَةَ

سَنَدْعُ
sanadʿu
Kami akan memanggil
ٱلزَّبَانِيَةَ
l-zabāniyata
malaikat-malaikat neraka

Sanad‘uz-zabāniyah(ta).

Kelak Kami akan memanggil (Malaikat) Zabaniah (penyiksa orang-orang yang berdosa).

Al-'Alaq · 19
﴿ 19 ﴾

كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَٱسْجُدْ وَٱقْتَرِب ۩

كَلَّا
kallā
Sekali-kali tidak
لَا
Jangan
تُطِعْهُ
tuṭiʿ'hu
patuhilah dia
وَٱسْجُدْ
wa-us'jud
Tetapi sujudlah
وَٱقْتَرِب ۩
wa-iq'tarib
dan mendekatlah (kepada Allah)

Kallā, lā tuṭi‘hu wasjud waqtarib.

Sekali-kali tidak! Janganlah patuh kepadanya, (tetapi) sujud dan mendekatlah (kepada Allah).